Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Paguyuban WEHKREIS III akan peringati Serangan Umum 1 Maret di Vredeburg

Paguyuban WEHKREIS III akan peringati Serangan Umum 1 Maret di Vredeburg

Jogja-KoPi|Paguyuban WEHKREIS III (PWK III) bersama Menwa, Komunitas Djogjakarta tahun 45, dan Benteng Vredeburg akan menggelar kembali serangkaian acara peringatan Hari Serangan umum (SU) 1 Maret 1949. 

Sudjono dari PWK III, sekaligus penyelenggara rangkaian peringatan SU 1 Maret, menjelaskan bahwa peringatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan di Benteng Vredeburg. Benteng Vredeburg nantinya akan menjadi lokasi pusat dari gelaran serangkaian peringatan SU 1 Maret 1949.

 

"Tahun demi tahun selalu kami lakukan serangkaian acara meskipun acara tersebut berbentuk seremonial,setiap tahun pasti ada peningkatan, acara ini juga didukung oleh pemerintah,"jelasnya saat Jumpa pers di Gedung Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian,Senin (27/2).

Acara peringatan SU 1 Maret dimulai pada tanggal 27 Februari dan berakhir tanggal 12 Maret. Agenda peringatan tersebut dimulai dengan Kerja Bakti di Keben Tengger tanggal 27 Februari,dilanjutkan malam tirakatan untuk Peringatan 68 tahun SU1 Maret 1949 tanggal 28 Februari pukul 19.00WIB, serta Upacara peringatan 68 tahun SU 1 Maret 1949 di esok harinya pada tanggal 1 Maret pukul 08.00 WIB.

Tirakatan dan upacara ini dilaksanakan di Plaza Serangan Umum 1 Maret 1949. Upacara dilanjutkan dengan ziarah ke Taman makam pahlawan Nasional Kusumanegara.

Selain seremonial peringatan, PWK III dan Museum benteng Vredeburg juga membuka pameran potret Perjuangan dari tanggal 1 sampai 5 Maret berlokasi di museum benteng. Puncak acara digelar dengan pementasan aksi teatrikal drama kolosal peristiwa heroik serangan umum 1 Maret 1949 oleh Komunitas Djogjakarta 1945, pada tanggal 5 Maret pukul 08.00 WIB berlokasi di halaman Parkir Depan Benteng Vredeburg. Acara ditutup dengan lomba melukis dan mewarnai pada tanggal 12 Maret 2017.

Sudjono sebagai penyelenggara menilai peringatan SU 1 tidak kalah penting dengan peristiwa Nasional lainnya. Menurutnya peristiwa SU 1 Maret merupakan titik balik dan penanda dimasa lalu yang menunjukkan perjuangan serta kepastian Keberadaan NKRI .

"Tanggal 1 Maret merupakan letak kepastian keberlanjutan NKRI jika menengok kembali ke sejarah saat melawan Belanda di waktu Agresi Belanda," Demikian Sudjono mengatakan.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top