Menu
Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun Menderita

Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun…

Kupang-KoPi| Rakyat kor...

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan Mahasiswa HI UMY ke Tiongkok

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan…

Bantul-KoPi| Nur Indah ...

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Sehat

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Seh…

Jogja-KoPi| Depresu bis...

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa Untuk Anak Desa Gamplong

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa…

Jogja-KoPi| Unit Kegiat...

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banyak Investasi India di Jatim

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banya…

New Delhi-KoPi| Gubernu...

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kota Magelang

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kot…

Magelang-KoPi| Menyambu...

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi Dilema

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi…

Bantul-KoPi| Kemerdekaa...

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA KOMPENSASI BUKAN CSR

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA …

Kupang-KoPi| Gubernur N...

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gelar Workshop dan Pelatihan Make Up

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gela…

Jogja-KoPi| Mempunyai w...

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasan Bisnis Pada Calon Startup UGM

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasa…

Jogja-KoPi| Mantan CEO ...

Prev Next

Operasi lilin 2017, Polda DIY terjunkan 1.700 personil amankan wilayah DIY

 

lilin

Sleman-KoPi|Polda DIY menerjunkan pasukan 1.700 personil polisi pada Operasi Pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Yogyakarta. Sebanyak 2/3 pasukkan akan di berjaga penuh selama operasi dari tanggal 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2017.

"Untuk kegiatan dalam operasi seluruh anggota nya 1700 untuk Polri tapi yang terdaftar ,sementara murni dilapangan 2/3 kekuatan yang siap kita terjunkan ,karena pada saat operasi itu kita tidak cuti dan siaga satu,"ujar Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Kapolda DIY) Brigjend Ahmad Dofiri usai menggelar Apel Operasi Lilin Progo 2017 di halaman Polda DIY, Kamis (21/12).

Pada operasi Lilin Progo 2017,Jumlah pasukan yang mengamankan wilayah DIY sendiri sebanyak 3.647 personil. Pasukan ini merupakan gabungan terdiri dari 1.700 personil Polri, 261 personil TNI, dan 1.506 personil Instansi terkait.

Tak hanya itu ,Brigjend Ahmad Dofiri pun menjelaskan pada operasi kali ini pihaknya menyasar pada berbagai antisipasi dan pengamanan dari munculnya ancaman.

Sasaran pertama nya adalah ancaman aksi teror, kedua kemacetan dengan fokus arus lalu lintas, ketiga pengamanan tempat ibadah seperti Gereja, dan terakhir pengamanan obyek wisata.

"Tempat perayaan natal dan tahun baru seperti Mall dan Obyek wisata ini penting di DIY, karena DIY ini adalah tempat destinasi wisata,"tambahnya.

Kapolda juga menegaskan kepada Ormas-ormas di DIY untuk tidak menggelar sweeping sendiri selama liburan. Pihaknya pun sudah menggelar pertemuan bersama seluruh Ormas di DIY, tokoh Agama dan tokoh masyarakat demi mencegah tindak tersebut.

"Namun demikian kita akan terus waspadai jika terjadi maka kita akan himbau dan jika perlu kita tindak tegas apabila diperlukan,"tegas Brigjend Ahmad Dofiri.

Titik rawan kejahatan pada masa liburan, Brigjend Ahmad Dofiri menyebutkan tempat umum khususnya obyek wisata sering menjadi tempat pemalakan dan penaikan tarif harga parkir. Namun pihaknya sudah memastikan bahwa hal ini tidak terjadi ditempat-tempat tersebut. Pada tahun baru nanti kepolisian DIY akan memantau pada pusat keramaian seperti di titik Nol dan alun-alun disetiap wilayah.

"Ini sudah kita waspadai dan sudah kita himbau. Kemarin kita keliling pada pengelola wisata agar lebih disiplin lagi,jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi. Ini yang berusaha kita hindari,"tuturnya

Sementara itu ,Direktur lalu lintas(Dirlantas) Polda DIY, KombesPol Latif Usman menyampaikan pada perayaan malam tahun baru nanti pihaknya akan memberlakukan Car Free Day di sekitar wilayah Malioboro. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi penumpukan massa dan kendaraan di titik tersebut

"Nanti kita sosialisasikan pada pukul 5 sore tidak boleh ada kendaraan roda empat lewat dan masuk di kawasan Malioboro,sementara nanti roda dua kita lihat situasional. Jika tidak ada kendaraan, baru akan kita tutup total,"ucapnya

Bentuk pencegahan kemacetan di DIY saat masa liburan dan operasi,Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda DIY akan mengalihkan arus dengan tumpuan di jalur ringroad sebagai pemecah arus kendaraan yang akan memasuki atau melewati DIY.

Dirlantas juga menegaskan pihaknya akan mencegah parkir ilegal digelar marak di sekitar obyek wisata. Tak segan Ia akan memaksa pengendara tetap berjalan jika kantung parkir penuh di kawasan tersebut.

"Tempat kantung parkir sudah kita sosialisasikan lokasinya. Jika kantung sudah penuh maka kita paksakan jalan untuk merayakan perayaan ditempat lainnya. Jangan kita biasakan mereka(pengendara) parkir dipinggir jalan,"pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top