Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

NSC segera evakuasi warga Malaysia di Nepal

NSC segera evakuasi warga Malaysia di Nepal

Petaling Jaya-KoPi|Dewan Keamanan Nasional (NSC) akan mengirimkan penerbangan kedua jika masih ada warga Malaysia yang terjebak di Nepal.

Sekretaris NSC, Datuk Mohamed Thajudeen Abdul Wahab berkata bahwa NSC akan masih melanjutkan perjuangan untuk mencari mereka.

“NSC akan mengirimkan penerbangan kesana (Nepal) bila dibutuhkan…sejauh yang saya tahu tidak ada warga Malaysiadi Kathmandu akan tetapi diluar Kathmandu masih diketahui ada warga kami di sana,” katanya ketika menemui wartawan di Royal Malaysian Air Force (RMAF) yang berpusat di Subang, sampai sekarang.

Dia berpendapat bahwa warga Malaysia yang masih berada di Kathmandu yang segera mendaftarkan diri ke Kedutaan Malaysia untuk kembali ke negaranya.
Sejauh ini, dia berkata bahwa NSC dan RMAFtelah membawa 104 warga Malaysia dan telah tiba di Subang RMAF pada pukul 12.30 pagi tadi.

Thajudeen berkata berkata mereka berangkat dari Tribhuvan International Airpost di Kathmandu kemarin di pesawat C-130 RMAF.
 “Sebanyak 104 warga Malaysia terdiri dari dua bayi, enam anak dibawah usia 12, 43 wanita, termasuk seorang wanita hamil dan 53 pria,” katanya.

Pesawat telah terlebih dahulu meninggalkan Kathmandu membawa 30 Asisten Bidang Bencana dan Tim Penyelamat (SMART) dan 20 pekerja medis dari Mercy malaysia dan Malaysia Red Crescent untuk mendampingi pencarian dan menyelamatkan korban gempa.

Gempa berkekuatan 7.9 skala Richter mengguncang Pokhara, kota dekat kathmandu, pada 2.56 malam (waktu Malaysia) pada Sabtu dengan gempa-gempa kecil setelahnya.

Gempa tersebut digambarkan sebagai sejarah gempa terburuk di Nepal selama 81 tahun.  |thesundaily|Roihatul Firdaus |


back to top