Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Nophie Frinsta: Saya bukan pemosting pertama iklan RIP Jokowi

Nophie Frinsta: Saya bukan pemosting pertama iklan RIP Jokowi

KoPi-Nophie Frinsta tertuduh dalam kasus penyebaran iklan RIP Jokowi, memberikan klarifikasi atas tuduhan bahwa dialah sumber pertama atas tersebarnya iklan fitnah yang sangat keterlauan. Ia menulis di blog milik Group Kompas Kompasiana Minggu 11 Mei 2014.

Dalam tulisan tersebut, Ia menolak dengan tegas bahwa dirinya yang pertama kali menyebarkan iklan tesebut. Selanjutnya, Nophie menyebut pihak pengelola Blog Piyungan milik PKS dan suaranews.com yang menuliskan berita tersebut sebagai tidak valid dan tidak profesional karena tidak melakukan verifikasi.

“Jadi di sini saya ingin tegaskan bahwa pelacakan yang dilakukan oleh PKS Piyungan SAMA SEKALI TIDAK VALID.”

Nophie Frinsta menunjukkan bukti sumber pertama dimana ia mendapatkan iklan yang menodai ajaran Islam tersebut dalam sebuah jejaring sosial seperti dalam gambar berikut:

Dalam akhir tulisannya, Nophie Frinsta selanjutnya menghimbau :

“Dengan ini saya mengimbau pihak-pihak manapun yang berupaya untuk membuat kampanye hitam untuk berhenti sebab cara-cara itu justru akan merusak reputasi anda dan orang yang anda dukung.” Demikian Nophie Frinsta.

Fahrurrazi

back to top