Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Nonton TV berlebihan mempercepat kematian

Nonton TV berlebihan mempercepat kematian

Washington-KoPi, Orang yang menonton TV selama 3 jam atau lebih setiap hari kemungkinan 2 kali lipat akan meninggal dunia lebih dini dari pada yang menonton TV sebentar saja, menurut penelitian yang diterbitkan pada hari Rabu (25/6) dalam Journal of the American Heart Association.

“Menonton TV adalah perilaku tetap atau diam yang utama dan akan ada kecenderungan terhadap perilaku yang menetap atau diam saja,” kata penulis utama jurnal tersebut, Miguel Martinez Gonzalez, seorang profesor di University of Navarra, Spanyol.

Para peneliti meneliti 13.284 orang yang muda yang sehat dan juga merupakan sarjana untuk menentukan hubungan antara 3 tipe perilaku yang tetap dengan resiko kematian: menonton televisi, duduk depan komputer dan menyetir.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiko kematian dua kali lipat lebih tinggi bagi orang yang melaporkan menonton TV tiga jam atau lebih sehari dibandingkan dengan mereka yang menonton selama satu jam atau kurang.

Para peneliti tidak menemukan hubungan yang signifikan antara resiko kematian dini dengan waktu yang dihabiskan untuk duduk depan komputer dan menyetir. Mereka juga mengatakan akan melakukan studi lebih lanjut mengenai efek penggunaan komputer dan menyetir.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhuanews

back to top