Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

NGO mengutuk penyerangan 7 jurnalis di Afganistan

NGO mengutuk penyerangan 7 jurnalis di Afganistan

Jenewa-KoPi | The Press Emblem Campaign (PEC) mengutuk keras penyerangan yang menewaskan 7 awak media dari TV Afganistan.

Serangan terjadi ketika minibus yang ditumpangi mereka diduga menjadi sasaran militer agresi Taliban.
Pada pertemuan di Paris, PEC juga mendesak masyarakat internasional seperti United Nation for Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mengambil langkah konkret menyeret pelaku ke pengadilan.

PEC menambahkan enam wartawan yang tewas adalah dua warga Irak, dua warga Pakistan, Mahakuasa Moujalli di Yaman dan fotografer Perancis-Maroko Leila Alaoui dalam serangan teroris di Ouagadougou.

"Kami memperingatkan pada awal tahun, kondisi saat ini sangat beresiko. Warga sipil dan wartawan ditargetkan oleh teroris kelompok di seluruh dunia. Ini adalah situasi yang sangat mengkhawatirkan,"tegas PEC Sekretaris Jenderal, Blaise Lempen,.

PEC adalah organisasi non-pemerintah di bawah naungan PBB. Didirikan pada bulan Juni 2004 oleh sekelompok wartawan dari beberapa negara. PEC bertujuan memperkuat perlindungan hukum dan keamanan wartawan di zona konflik dan kerusuhan sipil atau dalam misi berbahaya. |xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top