Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Netanyahu menang, prospek damai kembali suram

Netanyahu menang, prospek damai kembali suram
KoPi | Benjamin Netanyahu kembali memenangi pemilihan umum Israel setelah mengalahkan pesaingnya, Isaac Herzog, dengan perolehan angka yang tipis. Kemenangan Netanyahu ini dipastikan akan kembali menyuramkan prospek perdamaian dengan Palestina.
 

Sejak awal masa kampanyenya, Netanyahu sudah berjanji akan meningkatkan keamanan warga Israel dan tidak akan bernegosiasi tentang solusi dua negara. Ia juga bersumpah akan meneruskan kembali pembangunan pemukiman Israel di Gaza, Tepi Barat, dan Jerusalem Timur. Partai pengusung Netanyahu, Likud, didukung oleh kalangan sayap kanan dan nasionalis.

Kemenangan ini cukup mengejutkan berbagai pihak. Sebelumnya banyak media internasional memprediksi Netanyahu akan kalah dalam pemilu kali ini. Pernyataannya di media untuk tidak akan berdamai dengan Palestina telah membuatnya dikritik pihak internasional, termasuk Amerika. Beberapa lalu pidatonya di Gedung Putih dikecam banyak pihak di Amerika dan memperburuk hubungannya dengan Obama.

Partai Likud berhasil menguasai 30 kursi di Knesset atau parlemen Israel. Pesaing terdekatnya, partai Zionist Union hanya memperoleh 24 kursi. Dengan kemenangannya kali ini, Netanyahu mencatatkan sejarah sebagai perdana menteri yang menjabat paling lama di Israel. Ia sudah empat kali memegang posisi perdana menteri. | Newsweek

back to top