Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Nepal kembali diguncang gempa bumi

Nepal kembali diguncang gempa bumi
KoPi | Gempa bumi kembali menghantam Nepal, setelah bulan lalu menewaskan lebih dari 8000 jiwa. Gempa terbaru (12/05) menghantam bagian timur Nepal, dekat Kota Namche, dekat Gunung Everest.

The US Geological Survey mengatakan gempa yang terjadi saat ini berkekuatan 7,3 SR. Sedang gempa bumi yang berpusat di Nepal Barat pada 25 April lalu berkekuatan 7,8 SR. Gempa ini juga turut dirasakan di India Utara dan Bangladesh.

Menurut badan bantuan sekitar, gempa tersebut setidaknya menewaskan 13 jiwa dan melukai lebih dari 300 orang.

Paul Dillon, juru bicara Organisasi International untuk Migrasi mengatakan bahwa empat orang tewas di kota Chautara, Kathamandu bagian timur setelah gempa bumi menghancurkan beberapa bangunan di sana.

Menurut pejabat setempat, tiga orang tewas di Sindhupalchowk, lima orang tewas di Dolakha dan satu orang tewas di Sarlahi Dhanausha.

Polisi setempat memperingatkan publik untuk sementara waktu tinggal di tempat terbuka. Mereka juga menyerukan untuk sekedar mengirim pesan dan tidak menggunakan panggilan telepon untuk mencegah macetnya jaringan. | Labibah

back to top