Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Nepal berdiskusi dengan Pemkot Yogyakarta

Nepal berdiskusi dengan Pemkot Yogyakarta

Yogyakarta-KoPi, Nepal bersama dengan Cowater International Inc. yang didirikan pada tahun 1985 dan membangun reputasi global untuk mencapai keunggulan di dunia konsultan manajemen dalam pembangunan internasional, mengunjungi Pemerintah Kota Yogyakarta dan di temui di Ruang Utama Bawah Balaikota Yogyakarta (19/5).

Mereka ingin mengunjungi Dispenda, Dinas Tata Kota dan Bappeda Kota Yogyakarta untuk mempelajari manajemen keuangan, akutansi, anggaran, audit internal pendapatan dari pajak property, perencanaan pengolahan lahan dan Pendayagunaan teknologi, khususnya GIS untuk pemetaan lahan.

Delegasi tersebut berjumlah 7 orang, diantaranya ketua tim Mr. Davendra Nath Gongal dan anggotanya Mrs. Laxmi Pandey, Mr. Sailendra Kumar Shrestha. Mr. Birendra Kumar Yadav, Mr. Raju Pokharel, Mr. Rajan Kumar dan Mr. Upendra Prasad Baral.

Davendra tertarik dengan Kota Yogyakarta karena tidak ada banyak gedung yang tinggi karena memang masih banyak dan tertarik dengan Gajah Wong Park. Dia juga tertarik dengan Jogjakarta karena merupakan the most leaveable city di Indonesia. 

“Kami datang dari jauh sangat terkesan dengan apa yang telah diperlihatakan, kami masih ingin berdiskusi lagi dan berharap ada kesempatan untuk bertemu lagi,” ujar ketua tim dari Nepal, Mr. Davendra.

Menurut Edy Muhammad memang mengenai ketinggian bangunan di Kota Yogyakarta sudah diatur dengan ketinggian minimal 32 meter atau 8 lapis.

Reporter: Fahrurrazi

back to top