Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Nepal berdiskusi dengan Pemkot Yogyakarta

Nepal berdiskusi dengan Pemkot Yogyakarta

Yogyakarta-KoPi, Nepal bersama dengan Cowater International Inc. yang didirikan pada tahun 1985 dan membangun reputasi global untuk mencapai keunggulan di dunia konsultan manajemen dalam pembangunan internasional, mengunjungi Pemerintah Kota Yogyakarta dan di temui di Ruang Utama Bawah Balaikota Yogyakarta (19/5).

Mereka ingin mengunjungi Dispenda, Dinas Tata Kota dan Bappeda Kota Yogyakarta untuk mempelajari manajemen keuangan, akutansi, anggaran, audit internal pendapatan dari pajak property, perencanaan pengolahan lahan dan Pendayagunaan teknologi, khususnya GIS untuk pemetaan lahan.

Delegasi tersebut berjumlah 7 orang, diantaranya ketua tim Mr. Davendra Nath Gongal dan anggotanya Mrs. Laxmi Pandey, Mr. Sailendra Kumar Shrestha. Mr. Birendra Kumar Yadav, Mr. Raju Pokharel, Mr. Rajan Kumar dan Mr. Upendra Prasad Baral.

Davendra tertarik dengan Kota Yogyakarta karena tidak ada banyak gedung yang tinggi karena memang masih banyak dan tertarik dengan Gajah Wong Park. Dia juga tertarik dengan Jogjakarta karena merupakan the most leaveable city di Indonesia. 

“Kami datang dari jauh sangat terkesan dengan apa yang telah diperlihatakan, kami masih ingin berdiskusi lagi dan berharap ada kesempatan untuk bertemu lagi,” ujar ketua tim dari Nepal, Mr. Davendra.

Menurut Edy Muhammad memang mengenai ketinggian bangunan di Kota Yogyakarta sudah diatur dengan ketinggian minimal 32 meter atau 8 lapis.

Reporter: Fahrurrazi

back to top