Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Negara maju ekspor gaya hidup tidak sehat

Negara maju ekspor gaya hidup tidak sehat

Wellington-KoPi, Negara-negara miskin sekarang dilaporkan mengalami angka kematian yang meningkat akibat gaya hidup yang tidak sehat yang diekspor oleh negara-negara berkembang seperti masalah diet dan masalah-masalah lainnya, menurut Ahli dari New Zealand yang menulis makalah tentang penyakit kronis.

Makalah tersebut diterbitkan di sebuah jurnal Inggris, The Lancet, yang mengatakan mengurangi 6 faktor yang berisiko seperti rokok, garam, tekanan darah tinggi, gula darah dan obesitas bisa mencegah kematian yang prematur selama 15 tahun.

“Ekspor” gaya hidup tersebut didorong oleh perluasan industri seperti adanya perusahaan rokok multinasional di negara-negara miskin, dimana mereka dipengaruhi oleh kebijakan perusahaan tersebut, Profesor Robert Beaglehole dari Aukcland University kepada Xinhua dalam interview via email.

“Negara-negara miskin merasa kesulitan untuk menolak karena tidak seimbangnya kekuatan dan terbatasnya kapasitas mereka untuk merespon negara-negara yang sudah maju,” ujar Beaglehole.

Pendidikan yang lebih baik mengenai resiko diet yang buruk dan gaya hidup yang tidak sehat dibutuhkan oleh negara miskin bersama dengan perkembangan aturan transaksi perdagangan agar mereka bisa melindungi diri mereka, jelasnya.

Penelitian seperti yang ditunjukkan oleh The Lancet Comission on Global Health 2035 menunjukkan bahwa investasi dalam kesehatan masyarakat, seperti jaminan kesehatan masyarakat umum bisa meningkatkan perekonomian selama 20 tahun ke depan.

Negara-negara miskin yang sedang memulai mengambil tindakan untuk mengurangi resiko tersebut, ungkap Beaglehole, seraya mengutip kasus di Uruguay yang sekarang ini menghadapi rokok terbesar, Philip Morris, karena Uruguay melarang merokok di tempat umum.

Negara-negara kecil seperti, Cook Island dan Solomon Island saat ini sedang meningkatkan pajak rokok.

“Thailand telah mengalami perkembangan yang bagus dengan mendirikan Health Promotion Foundation yang didanai oleh pajak khusus pada rokok dan alkohol, dan negara-negara lainnya saat ini sedang mengikuti model-model seperti ini, seperti Tonga,” tambah Beaglehole.

(Fahrurrazi)

Sumber: Xinhuanet

back to top