Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Musim semi di Mars

Musim semi di Mars

KoPi,Selama ini Mars dikenal sebagai Planet Merah. Tetapi, ketika musim semi terjadi di Mars, planet ini terlihat sangat berbeda.

Telah diyakini bahwa pada sekitar 3.5 milyar tahun yang lalu Mars memiliki iklim yang sama dengan Bumi. Tetapi, ternyata kini di Mars tak ada lagi bunga yang bersemi dan hewan yang berlarian di padang rumput. Gambar yang diberikan oleh NASA menunjukkan bahwa banyak bukit pasir di kawasan Mars bagian utara mulai timbul dari musim dingin yang mencapai -125C.


Bagian putih yang menutupi permukaan Mars membuat batuan merah menjadi tak nampak dan lebih terlihat seperti tempat ski atau kreasi Heston Blumenthal yang berkabut.


Pihak NASA menjelaskan:”Bagian puncak bukit pasir yang teduh, curam dan tak diselimuti es itu membuat pasir luruh ke bagian bawah bukit. Bagian percikan-percikan berwarna gelap yang menunjukkan tempat dimana es mulai pecah di awal musim semi itu juga meluruhkan pasir. Dengan begitu, bukit-bukit pasir itu akan segera kosong dan semua tanda-tanda aktivitas musim seni akan berlalu.”


Layaknya Bumi, Mars memiliki empat musim akan tetapi dengan waktu yang lebih lama (sekitar 7 bulan) karena perbedaan jarak dari matahari dan pola orbit Mars yang berbentuk elliptis.

 


(Ana Puspita Sari)
Sumber: News.com.au

back to top