Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Musim hujan, warga pinggir kali Code siaga banjir

Musim hujan, warga pinggir kali Code siaga banjir

Jogjakarta-KoPi| Meningkatnya volume banjir selama sepekan ini membuat sejumlah warga merasa khawatir. Keresahan sangat dirasakan warga di kawasan pinggiran Sungai Code. Pasalnya setahun yang lalu mereka terkena banjir dari luapan sungai Code.

Salah satu warga Surokarsan, Wirogunan, Mergangsan, Sugiharyanto mengatakan warga telah mengantisipasi datangnya banjir. Pejabat kelurahan setempat meminta warga waspada dengan banjir yang mendadak. Antisipasi yang lain, warga menjalin kerjasama dengan para relawan, dan membuat radio komunitas untuk menyebarluaskan informasi bencana banjir.

"Kita ada KTB yaitu Kampung Tanggap Bencana yang dibantu relawan, kita juga ada radio komunitas, berfungsi menyebarkan informasi bencana yang disampaikan ke kelurahan," papar Sugiharyanto saat ditemui di Kelurahan Wirogunan pada Jumat, 12 Februari 2016.

Pada tahun 2015 lalu, warga di pinggiran sungai Code terkena banjir. Kampung Bintan, Surokarsan di Kecamatan Mergangsan. Banjir di Kampung Surokarsan tidak terlalu berbahaya karena pemukiman warga berada di atas serta terdapat tanggul penahan banjir.

Namun air bah sempat menggenangi kampung Bintan, ketinggian air mencapai 50-70 cm. "Yang parah kampung di bawah, Bintan itu sampai masuk rumah tingginya sekitar 50-70 cm. Waktu itu ya sempat mengungsi," jelas Sugiharyanto.

 

|Winda Efanur FS|

back to top