Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Mundur dari Presiden FIFA, Sepp Blatter merasa bebas

Joseph 'Sepp' Blatter. (Getty Images) Joseph 'Sepp' Blatter. (Getty Images)
KoPi | Sepp Blatter mengatakan rasanya "bebas" setelah mundur sebagai presiden FIFA dan menegaskan bahwa tidak ada kemungkinan baginya untuk bertanggung jawab atas FIFA. Blatter memenangkan pemilihan presiden FIFA untuk kelima kalinya pada Mei (29/5) lalu, menurut laporan Goal (28/6).

Namun ia mengumumkan untuk mengundurkan diri dari jabatannya empat hari kemudian (2/6). Keputusannya itu diduga dilatarbelakangi oleh desakan dari berbagai pihak karena otoritas tertinggi sepak bola dunia itu tengah diselimuti skandal yang melibatkan beberapa pejabat teras FIFA dan didakwa atas tuduhan pemerasan, konspirasi dan korupsi.

“Saya tidak mengundurkan diri, saya menyerahkan mandat saya di kongres luar biasa,” kata pria 79 tahun tersebut.

“Saya tidak calon, tapi presiden terpilih,” sambung Blatter pada Walliser Bote. “Saya ingin menyerahkan FIFA dalam kondisi yang baik.”

"Keputusan untuk pergi pasti membebaskan (saya). Untuk FIFA dan untuk diri saya sendiri. Saya masih presiden dan sepenuhnya mampu bekerja. FIFA dan sepak bola telah menjadi bagian terpenting dari hidup saya selama 40 tahun. Jadi saya akan menggunakan semua kekuatan dan inspirasi saya hingga hari kerja terakhir saya untuk mengarahkan kapal kembali ke pelabuhan,” imbuhnya.

Pria asal Swiss ini juga telah mengakui bahwa tekanan dari sponsor sangat mempengaruhi keputusannya itu.

“Meninggalkan FIFA adalah satu-satunya cara untuk menghindar dari tekanan dari FIFA dan karyawan saya, termasuk tekanan dari sponsor,” pungkas Blatter.

Beberapa hari yang lalu sempat ada berita yang berhembus bahwa Blatter akan batal mundur lantaran masih punya dukungan dari Asia dan Afrika. Namun kabar tersebut sudah dipatahkan oleh pernyataan Blatter kali ini.

Blatter sampai sekarang masih berstatus sebagai presiden FIFA sampai terpilihnya presiden baru untuk menggantikannya.

Komite Eksekutif rencananya akan mengadakan pertemuan untuk membicarakan pemilihan presiden FIFA baru sebagai suksesor Blatter pada 20 Juli nanti. | Aditya Wicaksana WP

back to top