Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Muktamar NU penuh atribut PKB, Gus Solah : jangan kotori NU...

Muktamar NU penuh atribut PKB, Gus Solah : jangan kotori NU...

KoPi| Muktamar Nu ke 33 telah berlangsung di Jombang sejak tanggal 1 hingga 5 Agustus 2015. Namun salah satu kandidat calon ketua umum PBNU, Sholahuddin Wahid kecewa dengan pelaksanaan muktamar.

Niat awal pelaksanan muktamar di kota kelahiran NU, Jombang diharapkan mampu meneguhkan semangat NU. Sayangnya menurut Gus Solah jalannya muktamar tidak berjalan lancar. Beberapa masalah muncul mengahambat pelaksaan muktamar.

Dirinya mengungkapkan dibandingkan dengan muktamar sebelumnya, muktamar tahun 2015 dari segi kepanitiaan amburadul jauh dari harapan. Bahkan muktamar kali ini lebih menyerupai partai politik, Partai kebangkitan Bangsa (PKB).

"Ini muktamar NU atau muktamar PKB? NU ini kan ormas tidak bisa sama dengan partai. Pelan-pelan NU kini kehilangan ruh jihadnya, masuk nilai pragmatismenya, kalau pragmatis masuk ke partai saja," ujar Gus Solah saat konferensi pers di Media Center Muktamar, Jombang, Jawa Timur.

Selain itu Gus Solah mengkritik tegas muktamirin NU yang berhubungan akrab dengan salah satu partai politik untuk tidak mencampur adukan NU dengan partai politik tertentu seperti dikutip dari suara-islam.com.

"NU ini didirikan oleh ulama-ulama yang ilmunya tinggi dan ikhlas jadi jangan dikotori dengan praktik-praktik yang kotor seperti money politic karena ada banyak orang yang datang ke Tebu Ireng memberi iming-imingi memberikan sesuatu kepada cabang-cabang," katanya.
 
"Saya mengimbau kepada pihak yang mengiming-imingi berhentilah melakukan politik NU, karena Anda merusak NU," katanya.

back to top