Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Mimpi Jawa Timur Incorporated di era pasar bebas

Mimpi Jawa Timur Incorporated di era pasar bebas
Surabaya – KoPi | Jawa Timur menjadi salah satu kekuatan utama Indonesia dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC). Sebagai kota industri terbesar kedua di Indonesia, Jatim harus bersiap dalam era perdagangan bebas tersebut. Dalam kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Gubernur Jawa Timur Soekarwo membeberkan strategi Jawa Timur untuk menghadapi pasar bebas ASEAN (ASEAN Economic Community).
 

“Indonesia perlu ada melakukan perlindungan tarif dan konsumen untuk persiapan kawasan ekonomi yang baru ini. Seperti Jerman yang menaikkan standar perlindungan konsumen,” ungkap Karwo. Ia mencontohkan, misalnya untuk produk holtikultura, standar timbal yang diperbolehkan Uni Eropa adalah 5, namun Jerman menaikkannya menjadi 6. Dengan demikian, produk yang masuk ke Jerman harus sangat aman. Dan sebaliknya, produk Jerman yang dipasarkan ke luar Jerman akan memiliki kualitas yang lebih tinggi.

Karwo mencita-citakan Jawa Timur Incorporate, seperti resep Jepang ketika menjadi negara yang maju secara ekonomi dengan Japan Incorporate. Karwo pecaya diri Jatim mampu mencapai hal itu. Saat ini, Jawa Timur menempati posisi ke-2 dalam hal daya saing nasional. Bahkan Menteri Ekonomi Bambang Brodjonegoro sudah mengakui saat ini Jatim sudah menjadi hub perdagangan nasional. Karena itu pembangunan pelabuhan kapal roro di paciran dikebut untuk mendukung perdagangan antar pulau.

Yang menarik, sampai saat ini perdagangan antar pulau Jatim lebih tinggi daripada perdagangan internasional. Pada tahun 2010-2011 terjadi kenaikan yang tinggi pada perdagangan antar provinsi di Jatim, mencapai 30%. Bahkan pada tahun 2014 ada 714 triliun barang keluar masuk pelabuhan di Jawa Timur.

Hal itu terkait dengan didirikannya 26 perwakilan dagang untuk provinsi yang menjadi mitra Jawa Timur. Pembentukan mitra dagang tersebut merupakan salah satu langkah Karwo dalam pendirian Jawa Timur Incorporated.

Pembangunan infrastruktur dan fasilitas lain dikebut demi mencapai hal itu. Seperti pembangunan jalur kereta api double track, peresmian Pelabuhan Bongkar Muat Teluk Lamong, serta pembenahan pelabuhan Probolinggo.

 

back to top