Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Microsoft rekrut karyawan autis

Microsoft rekrut karyawan autis

KoPi| Microsoft membuat gebarkan baru dengan merekut karyawan autis. Microsoft telah mengumukan akan menggunakan upaya terpadu untuk mempekerjakan penyandang autis.

Pihak Microsoft bekerjasama dengan agen spesialis penjaringan karyawan Specialisterne. Agen tersenut berwenang melatih dan mencari posisi untuk penyandang autis.
Program tersebut akan diluncurkan pada bulan Mei dengan 10 posisi kerja penuh di perusahaan Redmond, Wash., yakni kantor pusat dari perusahaan.

 “Microsoft akan lebih kuat ketika kami dapat memperluas kesempatan dan kami pun mempunyai angkatan kerja yang berbeda sebagaimana mewakili pelanggan kami,” kata wakil presiden perusahaan tingkat dunia Mary Ellen Smith, yang memiliki seorang putra berusia 19 tahun yang juga menyandang autis.

 “Orang-orang yang menyandang autis memberi kekuatan yang kami butuhkan di Microsoft, setiap pribadi adalah berbeda, sedangkan mereka  memiliki kemampuan yang menakjubkan untuk menguasai informasi, memperhatikan detail dan mendalami atau unggul di matematika atau kode,” tulisnya. “bakat inilah yang kami inginkan untuk meneruskan kejayaan Microsoft!”

Microsoft telah menjadi perusahaan yang ramah pada penyandang autis. Pada tahun 2001, perusahaan ini menyumbangkan sebagian laba yang diperuntukkan bagi anak-anak penyandang autis. Sebuah langkah yang kemudian diikuti oleh perusahaan lain seperti Apple, Intel, Cisco, Oracle, dan Qualcomm.

“Kami merasa senang dengan program perekrutan karyawan yang menyandang disabilitas dan kami percaya pada mereka, kami dapat membuat, mendukung, dan membangun produk dan pelayanan yang hebat,” kata Smith. “Pelanggan kami berbeda dan kami pun butuh menyesuaikannya.” | cnet.com| Roihatul Firdaus|

back to top