Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Michel Platini: Sepp Blatter harus segara mengundurkan diri

Presiden UEFA, Michel Platini (foto: UEFA) Presiden UEFA, Michel Platini (foto: UEFA)
KoPi | Kasus skandal korupsi yang tengah menjerat FIFA kini berbuntut panjang. Sebanyak 14 pejabat teras FIFA ditangkap polisi Swiss di Zurich pada Rabu (27/5) karena dugaan kasus korupsi sejak era 90-an. Hal ini tentu menuai kecaman dari berbagai pihak mengingat FIFA adalah badan otoritas tertinggi sepak bola dunia.

Michel Platini sebagai presiden UEFA—federasi sepak bola Eropa—mempertimbangkan federasinya untuk meninggalkan FIFA apabila Sepp Blatter kembali terpilih sebagai presiden FIFA. Hal ini tentu akan semakin mempersulit posisi Blatter lantaran kongres pemilihan presiden FIFA akan diadakan hari ini Jumat (29/5) pada pukul 09.30 waktu setempat atau 14.30 WIB di Zurich, Swiss.

Bila ancaman itu terealisasi, maka sejumlah 54 negara yang tergabung dalam UEFA akan menarik diri dari kompetisi yang berada dibawah naungan FIFA, termasuk Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Saya memintanya untuk mengadakan rapat darurat dan berkata, kami berdua sudah bekerja di FIFA sejak 1998. Demi masa depan FIFA, saya meminta Anda untuk meninggalkan jabtatan sekaligus mundur dari pencalonan,” jelas Platini sebagaimana ditulis BBC Sports, Jumat (29/5/2015).

“Jika Sepp Blatter kembali terpilih, UEFA akan mengadakan rapat di Berlin untuk mendiskusikan hubungan kami dengan FIFA. Kami tak bisa melanjutkan hubungan kami dengan kondisi seperti ini. Sudah cukup,” tegas Platini seperti dilansir Mirror.

Kendati demikian, Platini berharap jika aksi boikot ini tidak benar-benar terjadi. “Ada berbagai usul (pemboikotan). Namun saya berharap itu tak akan terjadi,” lanjutnya.

Tak hanya itu, mantan pemain sepak bola asal Perancis ini juga mendesak seluruh federasi sepak bola untuk mendukung Pangeran Ali bin Al Hussein yang merupakan satu-satunya rival Blatter dalam pemilihan presiden FIFA.

Blatter sendiri mengaku bakal mendukung penuh langkah hukum untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dan suap dalam proses pemenangan Rusia dan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022. Akan tetapi ia menolak untuk mengundurkan diri sebagai calon presiden FIFA. | Aditya Wicaksana WP

back to top