Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Meski maju Pilpres, yayasan Clinton chairty tetap berjalan

Meski maju Pilpres, yayasan Clinton chairty tetap berjalan

KoPi| Majunya Hillary Clinton pada Pilpres, yayasan Clinton chairty kini membatasi donasinya untuk negara-negara tertentu.

Yayasan Clinton ini tetap akan menerima sumbangan dari enam negara, termasuk Australia.

Clinton mengundurkan diri dari dewan yayasan pekan lalu. terkait hubungan yayasannya dengan negara lain. 

Para pejabat Yayasan mengatakan sumbangan berasal dari pemerintah Australia, Kanada, Jerman, Belanda, Norwegia dan Inggris.

Yayasan ini fokus menangani kesehatan, kemiskinan dan perubahan iklim. Negara lain bisa terus berpartisipasi dalam program ini, asal tidak memberi sumbangan secara  langsung.


|news.com.au|Muhimmmatul Khoiroh|

back to top