Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Mers Ancam Perekonomian Korea Selatan

Mers Ancam Perekonomian Korea Selatan

Korea Selatan-KoPi, Dilaporkan bahwa sudah ada tujuh orang meninggal karena terjangkit virus Mers. Kejadian ini ternyata memberikan pengaruh pada sektor perekonomian sehingga pemerintah Korea Selatan berharap keadaan ini dapat segera diatasi minggu ini.

Virus Mers membuat resah masyarakat dan hal ini berimbas pada menurunnya penjualan tiket bioskop, berkurangnya pengunjung di pertandingan baseball dan kegiatan-kegiatan umum lainnya.

"Meningkatnya keresahan masyarakat akan efek buruk yang ditimbulkan Mers kini berimbas pada ekonomi dan kehidupan masyarakat," ujar Choi Kyung-Hwan saat mengadakan rapat dengan pejabat tinggi kesehatan. Kyung-Hwan yang juga merupakan Menteri Keuangan menambahkan, "Jadi kita harus segera memutuskan untuk..melancarkan respon aktif untuk mengakhiri krisis Mers minggu ini."

Korban Mers yang terakhir adalah seorang perempuan berusia 68 tahun yang meninggal di rumah sakit di Seoul.

Mers merupakan virus yang lebih mematikan namun tak lebih mudah menjangkit dibanding dengan virus SARS yang membunuh ratusan orang di Asia pada tahun 2003. Belum ada vaksin atau obat untuk Mers, virus yang menurut WHO memiliki tingkat kematian 35 persen ini.

Menjangkitnya virus Mers ini menghantam industri pariwisata di Korea Selatan. Terhitung ada lebih dari 45.000 pengunjung--kebanyakan adalah orang Cina--yang membatalkan perjalanan yang telah dijadwalkan ke Korea Selatan pada minggu pertama bulan Juni ini, papar pihak Departemen Pariwisata Korea.

Ana Puspita
News.com.au

back to top