Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Meong, ini yang aku mau!

Meong, ini yang aku mau!
KoPi | Pasti Anda pernah mencoba mengeong pada seekor kucing. Biasanya mereka akan membalas mengeong atau memandang Anda dengan terkejut. Pernahkah Anda berpikir sebenarnya apa yang Anda katakan dengan mengeong pada mereka?
 

Berdasarkan penelitian terbaru, kucing mengekspresikan perasaan mereka dengan berbagai cara, bukan hanya lewat mengeong. Majalah Science of Us mengupas berbagai bahasa kucing yang bisa dipahami manusia

Mendengkur halus = Jangan pergi ke mana-mana, aku suka kau di dekatku"

Ketika kucing gembira, mereka mengeluarkan bunyi dengkuran halus. Penelitian lain menunjukkan bahwa kucing juga mendengkur ketika sakit atau terluka. Karena itu, tetaplah berada di dekat mereka untuk memberi perhatian atau menggelitiknya. Dengkuran tersebut juga dapat menyembuhkan kucing dan meredakan sakit yang mereka alami.

Mengibas ekor dengan cepat = "Aku takut, aku akan menyerang"

Saat kucing mengibaskan ekor mereka dengan cepat, itu adalah tanda mereka sedang menunjukkan sikap agresif. Hal itu biasanya diakibatkan karena sesuatu yang membuat mereka takut.

Menggosok-gosokkan badan ke kaki kita = "Kau sudah kembali, aku rindu"

Kucing punya kebiasaan menandai teritori mereka dengan menggosokkan kepala mereka ke benda yang mereka anggap milik mereka. Namun di alam liar, kucing saling menggosokkan kepala mereka ke kucing lain untuk memberi sapaan setelah pulang berburu. 

Mendesis = "Kalau kau tidak menjauh, aku akan melawanmu"

Meski termasuk hewan karnivora, kucing lebih suka menghindari adu fisik. Mereka lebih memilih mengeluarkan desisan untuk memperingatkan lawan mereka, termasuk pada Anda! Jika Anda masih tetap berkeras mendekat atau menyentuh mereka, jangan salahkan si meong jika Anda menderita cakaran atau gigitan. Lebih baik sediakan waktu bagi mereka agar mereka tenang, dan buka pintu agar mereka bisa lari menjauh.

Meong = Bisa berarti apa pun! (Termasuk "Aku lapar", "Aku bosan", atau "Tolong aku")

Kucing tidak pernah mengeong pada sesama mereka. Perilaku tersebut hanya ditujukan untuk berkomunikasi dengan manusia. Dan setiap bahasa meongan disesuaikan dengan majikan mereka. Jadi semakin sering Anda bersama si pus, semakin mudah Anda mengerti apa yang ia maksud lewat mengeong. Meong! |Science of Us, Huffington Post

back to top