Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Menyelami maritim Indonesia bersama COMMINFEST 2017

Menyelami maritim Indonesia bersama COMMINFEST 2017

Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia menyimpan potensi bahari yang besar pula. Berdasarkan data Food and Agriculture Organization 2012, Indonesia pada saat ini menempati peringkat ketiga terbesar dunia dalam produksi perikanan di bawah China dan India.

Perairan Indonesia juga menyimpan 70 persen potensi minyak karena terdapat kurang lebih 40 cekungan minyak yang berada di perairan Indonesia. Namun sayangnya potensi kemaritiman yang besar itu masih kurang dimaksimalkan pemanfaatannya.  

Dalam rangka memaksimalkan potensi tersebut, Presiden Jokowi berkomitmen membawa Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia yang dikemukakan pada Konferensi Tingkat Tinggi Negara-negara Asia Timur (KTT EAS) di Myanmar, Kamis, 13 November 2014.                                 

Mendukung hal tersebut Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HMPS Kom), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengadakan Communication Interest Festival (Comminfest).

Acara yang dibuka pada hari Jumat, tanggal 28 April 2017 oleh Gubernur DIY yang diwakilkan staff ahli Gubernur bidang sosial dan kemasyarakatan Drs. Bayu Hartana M.Si mengangkat tema “Menyelami Maritim Indonesia – Temukan Potensi. Wujudkan Aksi”.

Dalam pidato yang dibacakan oleh staff ahli Gubernur DIY mengatakan diperlukannya peran strategis perguruan tinggi dan kaum intelektual untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
”Dibutuhkan peran perguruan tinggi dan kaum intelektual dalam menciptakan inovasi berbasis kekuatan sumber daya lokal dan bukan malah mengimpor teknologi yang berbiaya tinggi.” ungkap Hamengkubuwono X.

Comminfest ini merupakan kompetisi yang bergerak dalam bidang Ilmu Komunikasi dengan empat mata lomba yaitu BroaDay, The Prime, Artiwara, dan Radio Announcer Competition yang diselenggarakan dari 28-29 April 2017.

Kompetisi yang diikuti oleh berbagai Universitas di Indonesia diantaranya seperti Unpad, UNY, Unair, dan Undip ini juga akan ditutup dengan “Awarding Night” sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya para mahasiswa yang mengikuti kompetisi ini.

Comminfest memiliki komitmen untuk mewadahi karya mahasiswa di Indonesia melalui kompetisi yang sudah berjalan selama empat tahun berturut-turut.

“Pada penyelenggaraannya di tahun keempat ini kami bertujuan mengajak mahasiswa melahirkan ide-ide kreatif dalam rangka mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia.” ujar Ferista Clarissa Ketua Panitia Comminfest 2017.

back to top