Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Menpan, laporan Lembaga Non-Struktural rekomendasi banyak yang dihapus

kiri Menpan, Yuddy kiri Menpan, Yuddy

Jogjakarta-KoPi| Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan) Yuddy Chrisnandy akan melaporkan hasil evaluasi terhadap Lembaga Non-Struktural (LNS) pada pertengahan September 2015 mendatang.

"Saat ini pihak Menpan tengah melakukan proses tinjauan lapangan yang sudah 100%, pertengahan September kita lapor kepada presiden," jelas Yuddy seusai acara Penguatan Akuntabilitas Publik di Hotel Inna Garuda pukul 11.00 WIB.

Ada sekitar 30 LNS yang dibuat berdasarkan PP, Perpres dan sekitar 70 LNS yang dibuat berdasarkan undang-undang. Sementara untuk nasib total 100 LNS ini masih memiliki kemungkinan yang lebar. Beberapa LNS akan mengalami penghapusan, penggabungan atau tetap dipertahankan karena masih berfungsi.

Pada laporan September 2015 nanti, pihak Menpan akan memberikan rekomendasi terhadap 100 LNS tersebut. "Rekomendasi LNS mana yang nanti dihapus, digabung atau dipertahankan tapi keputusan tetap di tangan Presiden."

Yuddi menambahkan pada dasarnya LNS tidak bersifat permanen. Pemanfaatan LNS hanya sejauh misi atau tugasnya selesai.

“LNS dibentuk untuk meningkatkan efektivitas program pembangunan yang tidak tercover pada saat itu oleh intansi yang ada untuk satu misi tertentu, jika misi tercapai mereka pasti bubar,” kata Yuddy.

Namun untuk jumlah LNS yang dihapuskan, Yuddy masih menutupi, “ Rahasia, klunya itu intinya banyak." |Winda Efanur FS|

back to top