Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Menjelang pelantikan Jokowi, panas

foto: www.rappler.com foto: www.rappler.com
Jakarta-KoPi- Hanya tinggal hitungan hari pelantikan presiden terpilih 2014-2019, Joko Widodo dan Jusuf Kalla wakil presiden. Rencananya tanggal 20 Oktober DPR/MPR akan melantik Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Keresahan, kekuatiran, dan ketegangan makin terasa baik di panggung politik nasional maupun akar rumput.
 

"Saya harap sih semua lancar saja. Tapi kalau melihat kubu KMP (Koalisi Merah Putih) yang terkesan dendam sekali, saya kuatir saja mas."

Demikian pernyataan Ayu Dita dari Kota Surabaya yang bekerja sebagai staff administrasi lembaga pendidikan dan pelatihan. Senada tengan Ayu, Ridwan yang bekerja sebagai montir di bengkel menyampaikan kerisauannya.

"Kalau saya baca di komentar-komentar media, bahasanya saling serang dan jegal gitu lho. Sudah dipilih rakyat tapi kok ndak tulus tapi bermain sendiri".

Santi seorang mahasiswa di salah satu universitas negeri di Jakarta memilih percaya diri dan yakin bahwa proses pelantikan tidak akan ada halangan.

"Aku sih percaya lancar mas. Soalnya rakyat kan mengawasi. Kalau DPR dan MPR macam-macam pasti keributan. Mereka mikir juga loh".

Saat ini melalui media twitter tokoh sipil Fadjroel Rahman menggalakkan gerakan dengan hastag #kirabrakyat Jokowi. Pada akunnya @fadjroeL tertulis "8 hari jelang pelantikan 20 Oktober. Ayo ke MONAS! #kirabrakyatJokowi".

Saat ini ketegangan makin terasa paska gerakan koalisi pro Prabowo menguasai DPR/MPR tanpa berbagi dengan partai pemenang pemilu dan menggolkan beberapa undang-undang yang mungkin mengurangi kualitas kinerja pemerintahan eksekutif.*

 

*reporter: E. Hermawan dan Ginanjar Amanullah GW.

back to top