Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Menjawab keraguan kelahiran bayi lotus

Foto Sebelah kanan : ibu Hj, Anny Sri Widari S.ST,M.M. Foto Sebelah kanan : ibu Hj, Anny Sri Widari S.ST,M.M.
KoPi. Munculnya Lotus Birth sebagai inovasi baru dalam metode melahirkan memag belum banyak didengar dan diketahui oleh masyarakat. Terdapat berbagai macam manfaat bagi ibu dan bayi yang baru saja dilahirkan dengan metode lotus birth. Menggunakan cara alami dengan menunda pemotongan tali pusat, kehadiran lotus birth juga masih menimbulkan pro dan kontra di Indonesia. Ternyata dengan penundaan pemotongan tali pusat dapat mengalirkan darah 50-100cc (dr. Sarah barkley)

Setiap ibu tentu ingin agar bayi dalam kandungannya lahir dengan selamat. Tidak hanya selamat, para ibu juga menginginkan agar bayi yang dilahirkannya mendapat nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Melihat banyaknya manfaat yang dimiliki lotus birth, ibu Hj, Anny Sri Widari S.ST,M.M. kemudian memilih mengabdikan diri mempelajari metode tersebut.

Kepeduliannya terhadap anak memang tak perlu lagi dipertanyakan. Menjadi salah satu fasilitator manajemen laktasi 40 jam sejak tahun 2007, bidan yang mengelola Klinik Pratama Anny Rahardjo tersebut tidak pernah tebang pilih dalam menjalankan tugasnya. Jarak bukanlah hambatan berarti baginya, lelah pun terbayar dengan semakin banyaknya ibu yang memberikan ASI eksklusif terhadap bayinya. Bukan penghargaan yang ia inginkan, bukan pula pujian atau sanjungan, yang penting baginya adalah kemajuan masa depan anak bangsa.

Meskipun masih diperdebatkan, lotus birth bagi ibu Anny merupakan metode yang tepat untuk bayi yang baru lahir. Selain tidak menyebabkan kuning pada bayi, dengan melakukan penundaan pemotongan tali pusat yang menghubungkan bayi dengan plasenta, bayi secara tidak langsung akan terlindung dari perdarahan tali pusat, infeksi tali pusat, hingga tetanus tali pusat. Plasenta yang tetap terhubung pada tubuh bayi akan mengalirkan 50-100cc darah ke bayi. Darah yang mengalir dari plasenta mengandung zat besi, enzim, oksigen, dan lain-lain yang tentunya baik untuk bayi, selain itu dalam darah tersebut juga dapat merangsang kesehatan, vitalitas hingga kecerdasan bayi.

Sedangkan jika tali pusat bayi dipotong saat lahir, maka bayi akan kehilangan darah 60 cc  (setara dengan 1200 cc darah orang dewasa). Di sisi lain, terdapat tenaga kesehatan yang memotong tali pusat ketika tali pusat tidak berdenyut lagi, ternyata bayi masih kehilangan darah 30 cc atau setara dengan 600 cc darah orang dewasa. Banyaknya darah yang hilang adalah hal yang sangat disayangkan, karena bayi tidak mendapatkan nutrisi tambahan yang optimal ketika dia dilahirkan.

Dengan keteguhan dan kegigihannya untuk melakukan metode lotus birth sejak tahun 2012, dengan penundaan pemotongan tali pusat selama 24 jam setelah persalinan. Jika di Amerika, bayi yang lahir dengan metode lotus birth, plasentanya akan ditepuk-tepuk dengan air hangat, kemudian diletakan di piring dan diberikan garam serta bunga. Metode yang berhasil dikembangkan oleh Ibu Anny adalah plasenta bayi yang baru lahir dibiarkan selama 24 jam diletakan pada suatu wadah tanpa diberikan garam dan bunga, kemudian dipotong, dengan alasan mengoptimalkan pemberian asi ekslusif

Tali pusat yang dipotong tadi sudah tidak mengeluarkan darah serta tidak berbau. Dengan tidak adanya darah yang mengalir, mengindikasikan bahwa darah dalam plasenta sudah teralirkan seluruhnya ke dalam tubuh bayi. Selain mendapatkan nutrisi yang sempurna di awal kehidupannya, bayi dengan metode lotus birth juga memiliki Hemoglobin yang tinggi dan Bilirubin yang rendah di hari ke-3 hidupnya yang artinya mengurangi resiko bayi mengalami Hyper Bilirubin seperti yang selama ini kadang terjadi. Dari 450 bayi yang lahir dengan penundaan pemotongan tali pusat di Klinik Pratama Anny Rahardo (RB. Anny Rahardjo) terdapat 2 bayi dengan hiper billirubin yang disebabkan femosis dan kelainan bawaan.

Lotus Birth tidak hanya bermanfaat untuk bayi, bagi sang ibu metode tersebut juga turut membantu saat melakukan inisiasi menyusui dini. Bayi yang lahir dengan metode lotus birth diketahui lebih cepat menemukan puting susu ibunya yang merupakan langkah awal keberhasilan ASI Ekslusif, dan bayi yang lahir dengan metode lotus birth lebih tenang atau tidak rewel***

 

Reporter : Aditya Lesmana

back to top