Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Menguak Pesona Taman Sari

Menguak Pesona Taman Sari

Yogyakarta-KoPi, Sepanjang sejarahnya Kraton Ngayogya Hadiningrat memiliki banyak peninggalan budaya yang adiluhung. Salah satunya situs budaya Taman Sari yang terletak di sebelah barat daya kraton Yogyakarta.  (18/6).

Pendirian Taman Sari pada masa pemerintahan Hamengkubuwono I tahun 1758. Pemanfaatannya hanya sampai HB III. Gaya arsitekturnya ala Portugis, dengan arsitek asli dari Portugis yang dikenal Demang Tegis.

Berdiri di atas tanah seluas 36,66 Ha, komplek Taman Sari disesaki bangunan indah pada masa itu. Memuat setidaknya 59 bangunan di dalamnya. Urutan bangunan terdepan dari Gapura Pagelaran- Gapura Agung- Gapura Panggung- Gapura Kenari- Segaran Pulo. Namun sekarang bangunan Taman Sari hanya sekitar 12,66 Ha sisanya lapuk dimakan waktu dan bencana alam.

Taman Sari sangat multi fungsi. Balutan kemegahan arsitekturnya, tidak membatasi fungsi lainnya seperti basis pertahanan dan tempat relijius bagi sultan.

Basis pertahanan tampak pada adanya benteng yang mengelilingi situs. Gapura lengkap dengan pos penjagaan Serta urung-urung (jalan bawah tanah). Untuk ruang relijius pada Pulo Panembung dan Sumur Gumuling.
 
Untuk sarana rekreasi sultan dan para keluarganya, terdapat kolam (umbul) seperti Umbul Binangun, Kolam Garjitawati, Pasiraman Umbulsari, dan kolam Nagaluntak.

Pada pasiraman Umbul Binangun mempunyai tiga kolam yaitu Umbul Muncar, Kolam Kuras, dan Umbul Binangun. Antara Umbul Binangun-Kolam kuras dihubungkan saluran bentuk mulut naga.

Selain itu ada Pasarean Ledoksari berupa ruang khusus bagi sultan dan istrinya.

Bangunan lain yang cukup megah, Pulo Kenanga. Paviliun besar berfungsi untuk peristirahatan, kegiatan seni seperti tari dan membatik.

Reporter : Winda Efanur Fs

 

 

 

back to top