Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Mengenali tanda-tanda depresi

Mengenali tanda-tanda depresi

Depresi merupakan kondisi negatif dalam kejiwaan. Seringkali depresi tidak dikenali cukup baik oleh para penderitanya. Namun tiba-tiba efek depresi seperti sakit fisik pada tubuh seperti gastritis (asam lambung) dan gangguan lainnya muncul. Pada tingkat yang parah, depresi bisa menyebabkan serangan jantung. Oleh sebab itu kita harus mengenali tanda-tanda depresi.

Profesor ahli ilmu jiwa dan perilaku, Harold Koenig dari Pusat Kesehatan Duke University menjelaskan tentang tanda-tanda depresi diantaranya meliputi:

a. Perasaan sedih.

b. Tidak bisa merasa senang.

c. Mengalami masalah tidur entah susah tidur atau gampang tidur.

d. Mengalami masalah dalam makan baik nafsu makan mengurang atau bertambah dan mengalami perubahan berat badan yang tidak biasa.

e. Tidak bisa konsentrasi.

f. Merasa bersalah atau merasa tidak berarti seperti punya beban yang sangat berat.


Jika seseorang mengalami depresi sangat berat, dia bisa berpikiran atau merasa ingin bunuh diri. Pada kondisi ini salah satu cara menyembuhkan adalah dengan berbicara dengan orang lain yang dekat seperti orang tua, sahabat, atau pasangan kekasih.

 

Prinsip menghadapi dan menangani depresi pada dasarnya selalu memperhatikan kesehatan rohani dan jasmani anda.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top