Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Mengejar Kado Gerrard

Guru dan Murid yang akan perang strategi di Anfield Guru dan Murid yang akan perang strategi di Anfield Foto : Getty Images

Liverpool - KoPi| Capital One Cup (COC), salah satu helatan kompetisi yang di gelar di negara ratu Elizabeth telah memasuki semi final leg pertama, yang pada dini hari nanti akan mempertemukan antara Liverpool vs Chelsea (21/1).

 

Kompetisi yang sebelumnya bernama Carling Cup ini dipandang menjadi kompetisi kelas tiga setelah FA Cup dan Barclays Premier League. Namun bagi Liverpool dan Chelsea, mereka memiliki motivasi tersendiri.

Sebagai pemuncak klasemen, The Blues ingin mengawinkan seluruh kompetisi yang masih diikutinya. Hal ini lantaran pada musim lalu pasukan Roman Abramovich ini gagal menggondol satu pialapun. Sedangkan di sisi lain, kompetisi ini menjadi salah satu kado perpisahan yang akan dipersembahkan kepada sang Legenda hidup, Steven Gerrard.

Yah, pemain asli binaan akademi Liverpool ini menyatakan akan hengkang dari Anfield, markas Liverpool dan ini akan menjadi musim terakhirnya membela tim pujaan semasa kecilnya.

Beberapa alasan yang mengemuka adalah jarangnya waktu tampil dan merasakan atmosfer di liga lain. Atas dedikasinya selama ini, pelatih Brendan Rodgers ingin mempersembahkan trofi ini sebagai penghargaan bagi Gerrard.

Namun hal ini tentu tidak mudah, menilik statistik antara Jose Mourinho bertemu Liverpool, pelatih kelahiran Setubal itu dari 19 kali bermain berhasil memenangkan 10  laga, 4 hasil imbang dan 5 kali kekalahan. Hal ini menjadi pertanda Mou tidak gentar dengan peraih lima titel Liga Champions ini.

Namun, jika menilik sejarah Mou patut waspada karena Liverpool seringkali menjadi ganjalan kala mereka bersua di level turnamen. Dari 4 pertemuan tersebut, Liverpool memenangi 3 pertandingan dan hanya sekali kalah.

Liverpool 2-3 Chelsea (League Cup final, Februari 2005. PG: John Arne Riise, Nunez; Gerrard (OG), Mateja Kezman, Didier Drogba)

Liverpool 1-0 Chelsea (Champions League semi-final 2nd leg, Mei 2005. PG: Luis Garcia)

Chelsea 1-2 Liverpool (FA Cup semi-final, April 2006. PG: Drogba; John Arne Riise, Luis Garcia)

Liverpool 1-0 Chelsea (Champions League semi-final 2nd leg, Mei 2007. Daniel Agger)

Bermain di Anfield yang penuh tekanan dan terror, Mou patut berharap banyak pada salah satu rekrutan terbaiknya, mungkin saja di liga Inggris musim ini, Cesc Fabregas.

Posisi Cesc menjadi Jendral lapangan tengah mampu meredam agresivitas kuartet lini tengah Liverpool, Lucas-Henderson-Gerrard-Moreno. (Dengan asumsi Rodgers menggunakan formasi 3-4-3).

Dari pertemuan di tahun 2005 itu, dari Liverpool hanya menyisakan Gerrard dan di sisi Chelsea terdapat tiga nama, yaitu kapten tim, John Terry, Petr Cech, dan Didier Drogba. Namun sepertinya nama terakhir akan memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Yang menarik disimak adalah, apakah Rodgers akan menggunakan formasi back four atau keras kepala dengan menggunakan tiga pemain bertahan karena tanpa segan-segan Mou akan memainkan permainan melebar untuk membuka kelemahan dari formasi tiga bek itu.

 

Nora T. Ayudha



 



 



 

 

  

back to top