Menu
Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Prev Next

Mengejar Kado Gerrard

Guru dan Murid yang akan perang strategi di Anfield Guru dan Murid yang akan perang strategi di Anfield Foto : Getty Images

Liverpool - KoPi| Capital One Cup (COC), salah satu helatan kompetisi yang di gelar di negara ratu Elizabeth telah memasuki semi final leg pertama, yang pada dini hari nanti akan mempertemukan antara Liverpool vs Chelsea (21/1).

 

Kompetisi yang sebelumnya bernama Carling Cup ini dipandang menjadi kompetisi kelas tiga setelah FA Cup dan Barclays Premier League. Namun bagi Liverpool dan Chelsea, mereka memiliki motivasi tersendiri.

Sebagai pemuncak klasemen, The Blues ingin mengawinkan seluruh kompetisi yang masih diikutinya. Hal ini lantaran pada musim lalu pasukan Roman Abramovich ini gagal menggondol satu pialapun. Sedangkan di sisi lain, kompetisi ini menjadi salah satu kado perpisahan yang akan dipersembahkan kepada sang Legenda hidup, Steven Gerrard.

Yah, pemain asli binaan akademi Liverpool ini menyatakan akan hengkang dari Anfield, markas Liverpool dan ini akan menjadi musim terakhirnya membela tim pujaan semasa kecilnya.

Beberapa alasan yang mengemuka adalah jarangnya waktu tampil dan merasakan atmosfer di liga lain. Atas dedikasinya selama ini, pelatih Brendan Rodgers ingin mempersembahkan trofi ini sebagai penghargaan bagi Gerrard.

Namun hal ini tentu tidak mudah, menilik statistik antara Jose Mourinho bertemu Liverpool, pelatih kelahiran Setubal itu dari 19 kali bermain berhasil memenangkan 10  laga, 4 hasil imbang dan 5 kali kekalahan. Hal ini menjadi pertanda Mou tidak gentar dengan peraih lima titel Liga Champions ini.

Namun, jika menilik sejarah Mou patut waspada karena Liverpool seringkali menjadi ganjalan kala mereka bersua di level turnamen. Dari 4 pertemuan tersebut, Liverpool memenangi 3 pertandingan dan hanya sekali kalah.

Liverpool 2-3 Chelsea (League Cup final, Februari 2005. PG: John Arne Riise, Nunez; Gerrard (OG), Mateja Kezman, Didier Drogba)

Liverpool 1-0 Chelsea (Champions League semi-final 2nd leg, Mei 2005. PG: Luis Garcia)

Chelsea 1-2 Liverpool (FA Cup semi-final, April 2006. PG: Drogba; John Arne Riise, Luis Garcia)

Liverpool 1-0 Chelsea (Champions League semi-final 2nd leg, Mei 2007. Daniel Agger)

Bermain di Anfield yang penuh tekanan dan terror, Mou patut berharap banyak pada salah satu rekrutan terbaiknya, mungkin saja di liga Inggris musim ini, Cesc Fabregas.

Posisi Cesc menjadi Jendral lapangan tengah mampu meredam agresivitas kuartet lini tengah Liverpool, Lucas-Henderson-Gerrard-Moreno. (Dengan asumsi Rodgers menggunakan formasi 3-4-3).

Dari pertemuan di tahun 2005 itu, dari Liverpool hanya menyisakan Gerrard dan di sisi Chelsea terdapat tiga nama, yaitu kapten tim, John Terry, Petr Cech, dan Didier Drogba. Namun sepertinya nama terakhir akan memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Yang menarik disimak adalah, apakah Rodgers akan menggunakan formasi back four atau keras kepala dengan menggunakan tiga pemain bertahan karena tanpa segan-segan Mou akan memainkan permainan melebar untuk membuka kelemahan dari formasi tiga bek itu.

 

Nora T. Ayudha



 



 



 

 

  

back to top