Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Menag meminta ASN Kemenang tidak menyimpang dan korup

luqmN

Jogja-KoPi|Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Luqman Hakim Saifuddin bersama Pemerintah Derah berharap pegawai instansi Kementerian Agama(Kemenag )tidak pernah menyimpang.

Menag mengatakan hal tersebut merefleksi pada banyaknya kasus korupsi, skandal dan penyimpangan yang menjatuhkan berbagai instansi Pemerintahan diluar Kemenag. Kemenag pun diharapkan menjadi sebuah instansi percontohan yang baik bagi instansi lainnya.

"Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag selalu kita siapkan tidak hanya mengacu pada lima nilai kerja Kemenag ,kita juga harus menjadi teladan. Kita bisa melakukan berbagai hal. Tindakan kita (Kemenag) tidak hanya cukup hanya pada pemahaman semboyan 'bekerja secara ikhlas sebagai bagian beribadah', harus lebih dari itu,"ujarnya saat ditemui di GOR UNY Yogyakarta, ditulis pada Selasa (19/12).

Luqman mengimbuhkan bahwa agama apapun dituntut mengikuti tata ibadah secara benar. Begitu pula cara kerja ASN Kemenag juga diharapkannya sesuai dengan nilai yang benar dan mampu menutup semua kemungkinan penyimpangan.

Oleh karenanya,Menag pun menimpali bahwa salah satu cara untuk mengarahkan ASN sesuai jalannya adalah dengan membangun sistem baru yang berfungsi sebagai pengendali internal kemenag. Peluncuran E-Government bernama Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) didalam tubuh Kemenag,Menurut Luqman tidak hanya memudahkan kerja ASN,namun juga dapat berfungsi sebagai pengawas kontrol kerjanya.

Hal ini juga diharapkan dapat menutup sepenuhnya kemungkinan penyimpangan pada diri Kemenag.

"Ini (SPIP) adalah sebuah sistem agar tidak semata untuk meningkatkan kerja ASN ,namun juga juga kontrol kerja.Ini semua agar kita berjalan sesuai regulasi. Sehingga jika dulu penyimpangan dapat terbuka maka dengan penerapan sistem ini,kita menutup sepenuhnya penyimpangan,"harap Menag.

Sementara itu,Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, KGPA Pakualam ke X mengatakan Instansi Kemenag sangat berbeda dibandingkan instansi lainnya. Pasalnya,ia menuturkan setiap pegawai nya merupakan muka tokoh yang ada di masyarakat. Sehingga tidak heran bahwa Kemenag merupakan percontohan yang baik bagi masyarakat.

"Kemenag ini ,setiap pegawai dan lembaga terkecil nya adalah tokoh yang ada dimasyarakat, sehingga mereka menjadi ujung tombak dalam menangani berbagai permasalahan ,"pungkas Adik Raja Sri Sultan Hamengkubowono ke X ini.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top