Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Memikat wanita dengan bawang putih

Memikat wanita dengan bawang putih
Mungkin ini tampak aneh bagi Anda. Memikat wanita dengan memakan bawang putih. Kok bisa? Bukankah bawang putih membuat bau mulut menjadi tidak segar? Nah, untuk itu Anda mesti perhatikan penjelasan ini.

KoPi| Para Ilmuwan menyebutkan keringat pria yang makan bawang putih tercium lebih menarik bagi wanita, “wanita masa kini telah berubah, mereka lebih menyukai bau-bauan dari bawang putih yang merupakan makanan bergizi tinggi sehingga menunjukkan orang tersebut sehat.”

Bawang putih memiliki kandungan antibiotik, antiviral, dan sifat antijamur dan dari berbagai penelitian menjelaskan hal itu dapat membantu mengurangi timbulnya pilek, dan tekanan darah tinggi dan beberapa jenis kanker.

Menurut laporan Universitas Stirling di Skotlandia dan Universitas Charles di Republik Ceko menyebutkan “mengkonsumsi bawang putih membuat ketiak tercium lebih wangi karena dapat mengurangi kepadatan dari mikroba yang menyebabkan bau badan.”

“Tentu saja, bau napas memainkan peran penting dalam banyak interaksi sosial, tetapi bau ketiak kita juga merupakan faktor penting dalam hubungan intim', tulis para peneliti dalam jurnal Appetite.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih mungkin membawa efek positif pada persepsi terhadap bau badan dikarenakan manfaat kesehatan bagi tubuh kita misalnya sebagai antioksidan dan antimikroba.

Penelitian itu dilakukan dengan meminta 42 orang laki-laki secara berurutan, makan bawang putih mentah, kapsul bawang putih, dan yang lain tidak memakannya. Setelah itu mereka menggunakan bantalan di ketiak selama 12 jam guna mengumpulkan bau badan. Kemudian, 82 wanita diminta untuk mengendus sampel bau dan menilainya berdasar keharuman, daya tarik, maskulinitas dan intensitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bau badan pria yang yang memakan bawang putih dalam bentuk mentah atau kapsul lebih menarik daripada pria yang sama sekali tidak mengkonsumsinya.

Pada percobaan pertama, para pria memakan 6g bawang putih atau setara dengan 2 siung yang dipadukan dengan roti dan keju, pada kondisi ini tidak ada perbedaan dengan mereka yang hanya memakan roti dan keju saja .

Tapi ketika dosis dinaikan menjadi dua kali lipat yakni 12g, atau empat siung, pria tersebut dianggap memiliki bau yang menarik dari mereka yang tidak memakannya .

Pada percobaan ketiga, pria-pria tersebut diminta mengkonsumsi bawang putih dalam jumlah yang sama (12g ) tetapi dalam bentuk kapsul (12 X 1.000 mg kapsul bawang putih), bau mereka juga dianggap lebih menarik.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih juga dapat mempengaruhi bau air susu ibu, membuat bayi betah berlama-lama dalam pelukannya dan nafsu makan lebih bertambah.

Manfaat lain dari mengkonsumsi bawang putih sebagai antioksidan, stimulant kekebalan tubuh, kardiovaskular, bakterisida, dan anti-karsinogenik (anti-kanker). Hal kian mendukung alasan bahwa bau badan manusia cenderung memiliki pengaruh dalam seleksi seksual.

Para peneliti menambahkan, bawang putih memiliki korelasi negatif terhadap bau napas karena gas yang mengandung sulfur tidak berlaku untuk bau badan.

“Hal ini dikarenakan senyawa yang terkandung dalam bawang putih mungkin tidak mencapai kelenjar kulit dalam jumlah jelas, karena konstituen belerang yang sangat volatil dan banyak meninggalkan tubuh melalui mulut,” jelasnya. |Dailymail|Adi Fahrezi|

back to top