Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Membangun Desa Lestari

Membangun Desa Lestari

Sleman – KoPi- Sebagai bagian pemukiman yang menjadi tempat tinggal sebagian besar rakyat Indonesia, desa memiliki peran penting dalam pembangunan. Selain sebagai hunian, desa dikenal sebagai pemasok sumber daya pangan dan pertanian yang menyokong populasi penduduk. Desa juga memberikan sumbangsih sumber daya manusia yang mendukung pembangunan di kawasan perkotaan. Oleh karena itu, sudah semestinya desa mendapat perhatian dari pemegang kebijakan dan tidak ditinggalkan dalam roda pembangunan sebuah negara.

Berkaitan dengan hal itu, Jurusan Arsitektur Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta bekerjasama dengan Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya mengadakan seminar dan lokakarya “Perencanaan Desa Lestari” pada tanggal 20-22 Mei 2014 di Kampus Terpadu UII.

“Ini salah satunya bertujuan menjembatani komunikasi antara komunitas akademis, pemerintah, dan masyarakat desa. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta sinergi untuk mendorong pembangunan kawasan pedesaan yang lebih maju dan lestari,” jelas Direktur Humas UII, Hangga Fathana, B.Int.St, MA, Sabtu (17/5).

Sebagai narasumber antara lain Ditjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kemendagri F. Gatot Yanrianto, SE, M.Si, Ditjen Perkotaan dan Desa Bappenas Ir. Hayu Parasati, MPS, dosen dan peneliti dari UII, Universitas Brawijaya dan UGM. Peserta juga mengadakan studi lapangan ke Dusun Pentingsari di Sleman dan Dusun Serut di Bantul guna bertukar pikiran tentang arah pembangunan desa.   

Reporter: Affan Safani Adham

back to top