Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Memanjakan guguk kesayangan

Memanjakan guguk kesayangan

Surabaya – KoPi| Anjing merupakan hewan sosial sama seperti halnya manusia. Kedekatan pola perilaku anjing dengan manusia menjadikan anjing bisa dilatih, diajak bermain, tinggal bersama manusia dan diajak bersosialisasi dengan manusia dan anjing yang lain.

Tak heran anjing disebut sebagai teman terbaik manusia. Banyak juga yang memanjakan si gukguk ini layaknya manusia. Bahkan, kadang perawatan anjing bisa sampai mengalahkan perawatan manusia. Seperti yang dituturkan Michael Ryan. Pria dari Semarang ini mengaku demi anjing jenis Shih Tzu miliknya, ia harus meluangkan waktu tiga kali dalam seminggu untuk memberikan perawatan di salon khusus anjing.

“Kualitas anjing Shih Tzu tersebut tergantung dari bagaimana pemiliknya merawatnya. Untuk mendapatkan anjing jenis Shih Tzu setidaknya diperlukan uang seharga satu sepeda motor untuk yang impor. Anjing jenis Shih Tzu memiliki bulu yang panjang dan lebat dan setelah dibawa ke salon, rambut anjing jenis Shih Tzu dapat menyerupai sanggul putri-putri Cina,” ujar Michael.

Lain Michael lain pula Martinus Chandra. Chandra merawat anjing jenis Afganhound berusia 1,5 tahun. Untuk merawat Adelle, nama panggilan anjing milik Chandra, tidak ada perawatan khusus. “Cukup dikeramasi, disisir rapi, dan diberikan bedak agar terhindar dari kutu,” ujar Chandra menyarankan.

Michael dan Chandra merupakan salah satu dari sekian banyak peserta International All Breed CAC -CACIB Dog Show (20/9). Pameran yang diadakan di Airlangga Convention Centre UNAIR ini diikuti 722 ekor anjing dari 41 jenis.

Semua anjing tersebut diuji dalam segi penampilan, kesehatan, kelincahan, stamina, kekuatan, Agility dan BH (Begleithund) untuk melihat kepatuhan dan keseimbangan anjing. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pameran dan tes, namun hanya beberapa pelatih mengikutsertakan anjing-anjingnya untuk ujian Agility and BH.

Demi menjadi yang terbaik, para pemilik anjing tersebut rela memberikan segala perawatan yang terbaik untuk anjing mereka. Maklum saja, satu ekor anjing yang berasal dari keturunan juara harganya bisa mencapai puluhan juta.

Salah satu anjing yang mendapatkan tropi untuk kategori Best Puppy adalah anjing American Akita bernama Hirohito. Pelatihnya mengaku perlu perawatan yang sangat telaten agar anjing berbulu lebat ini bisa terus sehat.

“Anjing seperti Hirohito ini membutuhkan kandungan kalsium, vitamin, dan minyak ikan untuk menjaga kesehatannya. Untuk menjaga bulu Hirohito agar tetap lebat, Hirohito selalu ditempatkan di lingkungan yang ber-AC,” tutur Vella, sang pelatih Hirohito.

back to top