Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Memanjakan guguk kesayangan

Memanjakan guguk kesayangan

Surabaya – KoPi| Anjing merupakan hewan sosial sama seperti halnya manusia. Kedekatan pola perilaku anjing dengan manusia menjadikan anjing bisa dilatih, diajak bermain, tinggal bersama manusia dan diajak bersosialisasi dengan manusia dan anjing yang lain.

Tak heran anjing disebut sebagai teman terbaik manusia. Banyak juga yang memanjakan si gukguk ini layaknya manusia. Bahkan, kadang perawatan anjing bisa sampai mengalahkan perawatan manusia. Seperti yang dituturkan Michael Ryan. Pria dari Semarang ini mengaku demi anjing jenis Shih Tzu miliknya, ia harus meluangkan waktu tiga kali dalam seminggu untuk memberikan perawatan di salon khusus anjing.

“Kualitas anjing Shih Tzu tersebut tergantung dari bagaimana pemiliknya merawatnya. Untuk mendapatkan anjing jenis Shih Tzu setidaknya diperlukan uang seharga satu sepeda motor untuk yang impor. Anjing jenis Shih Tzu memiliki bulu yang panjang dan lebat dan setelah dibawa ke salon, rambut anjing jenis Shih Tzu dapat menyerupai sanggul putri-putri Cina,” ujar Michael.

Lain Michael lain pula Martinus Chandra. Chandra merawat anjing jenis Afganhound berusia 1,5 tahun. Untuk merawat Adelle, nama panggilan anjing milik Chandra, tidak ada perawatan khusus. “Cukup dikeramasi, disisir rapi, dan diberikan bedak agar terhindar dari kutu,” ujar Chandra menyarankan.

Michael dan Chandra merupakan salah satu dari sekian banyak peserta International All Breed CAC -CACIB Dog Show (20/9). Pameran yang diadakan di Airlangga Convention Centre UNAIR ini diikuti 722 ekor anjing dari 41 jenis.

Semua anjing tersebut diuji dalam segi penampilan, kesehatan, kelincahan, stamina, kekuatan, Agility dan BH (Begleithund) untuk melihat kepatuhan dan keseimbangan anjing. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pameran dan tes, namun hanya beberapa pelatih mengikutsertakan anjing-anjingnya untuk ujian Agility and BH.

Demi menjadi yang terbaik, para pemilik anjing tersebut rela memberikan segala perawatan yang terbaik untuk anjing mereka. Maklum saja, satu ekor anjing yang berasal dari keturunan juara harganya bisa mencapai puluhan juta.

Salah satu anjing yang mendapatkan tropi untuk kategori Best Puppy adalah anjing American Akita bernama Hirohito. Pelatihnya mengaku perlu perawatan yang sangat telaten agar anjing berbulu lebat ini bisa terus sehat.

“Anjing seperti Hirohito ini membutuhkan kandungan kalsium, vitamin, dan minyak ikan untuk menjaga kesehatannya. Untuk menjaga bulu Hirohito agar tetap lebat, Hirohito selalu ditempatkan di lingkungan yang ber-AC,” tutur Vella, sang pelatih Hirohito.

back to top