Menu
Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald Trump sebagai orang gila

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald T…

Sleman-KoPi| Buya Ahmad...

Taiwan Higher Education Fair UMY tawarkan beasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Taiwan

Taiwan Higher Education Fair UMY ta…

Bantul-KoPi Universitas...

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota ciptakan Skema Pembiayaan Terintegrasi

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota cipta…

Surabaya-KoPi| Sekdapro...

Mendikbub belum berlakukan UN model esai

Mendikbub belum berlakukan UN model…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Muhammadiyah menyatakan sikap terkait bencana lingkungan

Muhammadiyah menyatakan sikap terka…

Bantul-KoPi| Majelis Li...

Mendikbud meresmikan Museum dan Galeri Tino Sidin

Mendikbud meresmikan Museum dan Gal…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Para orangtua harus pahami kebutuhan anak difabel

Para orangtua harus pahami kebutuha…

Bantul-KoPi|Pola asuh ana...

Konektivitas Virtual Global: Peringkat Indonesia dan Jokowi Meningkat

Konektivitas Virtual Global: Pering…

Yogyakarta-KoPi | Kemud...

Gus Ipul Apresiasi Program Kepemilikan Rumah Bagi Driver Gojek

Gus Ipul Apresiasi Program Kepemili…

Surabaya-KoPi| Wakil Gu...

Akbar Tanjung: Munaslub cara utama selamatkan Golkar

Akbar Tanjung: Munaslub cara utama …

Sleman-KoPi| Wakil Dewa...

Prev Next

Memanjakan guguk kesayangan

Memanjakan guguk kesayangan

Surabaya – KoPi| Anjing merupakan hewan sosial sama seperti halnya manusia. Kedekatan pola perilaku anjing dengan manusia menjadikan anjing bisa dilatih, diajak bermain, tinggal bersama manusia dan diajak bersosialisasi dengan manusia dan anjing yang lain.

Tak heran anjing disebut sebagai teman terbaik manusia. Banyak juga yang memanjakan si gukguk ini layaknya manusia. Bahkan, kadang perawatan anjing bisa sampai mengalahkan perawatan manusia. Seperti yang dituturkan Michael Ryan. Pria dari Semarang ini mengaku demi anjing jenis Shih Tzu miliknya, ia harus meluangkan waktu tiga kali dalam seminggu untuk memberikan perawatan di salon khusus anjing.

“Kualitas anjing Shih Tzu tersebut tergantung dari bagaimana pemiliknya merawatnya. Untuk mendapatkan anjing jenis Shih Tzu setidaknya diperlukan uang seharga satu sepeda motor untuk yang impor. Anjing jenis Shih Tzu memiliki bulu yang panjang dan lebat dan setelah dibawa ke salon, rambut anjing jenis Shih Tzu dapat menyerupai sanggul putri-putri Cina,” ujar Michael.

Lain Michael lain pula Martinus Chandra. Chandra merawat anjing jenis Afganhound berusia 1,5 tahun. Untuk merawat Adelle, nama panggilan anjing milik Chandra, tidak ada perawatan khusus. “Cukup dikeramasi, disisir rapi, dan diberikan bedak agar terhindar dari kutu,” ujar Chandra menyarankan.

Michael dan Chandra merupakan salah satu dari sekian banyak peserta International All Breed CAC -CACIB Dog Show (20/9). Pameran yang diadakan di Airlangga Convention Centre UNAIR ini diikuti 722 ekor anjing dari 41 jenis.

Semua anjing tersebut diuji dalam segi penampilan, kesehatan, kelincahan, stamina, kekuatan, Agility dan BH (Begleithund) untuk melihat kepatuhan dan keseimbangan anjing. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pameran dan tes, namun hanya beberapa pelatih mengikutsertakan anjing-anjingnya untuk ujian Agility and BH.

Demi menjadi yang terbaik, para pemilik anjing tersebut rela memberikan segala perawatan yang terbaik untuk anjing mereka. Maklum saja, satu ekor anjing yang berasal dari keturunan juara harganya bisa mencapai puluhan juta.

Salah satu anjing yang mendapatkan tropi untuk kategori Best Puppy adalah anjing American Akita bernama Hirohito. Pelatihnya mengaku perlu perawatan yang sangat telaten agar anjing berbulu lebat ini bisa terus sehat.

“Anjing seperti Hirohito ini membutuhkan kandungan kalsium, vitamin, dan minyak ikan untuk menjaga kesehatannya. Untuk menjaga bulu Hirohito agar tetap lebat, Hirohito selalu ditempatkan di lingkungan yang ber-AC,” tutur Vella, sang pelatih Hirohito.

back to top