Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Melestarikan budaya Jawa ala Muhamadiyah

Melestarikan budaya Jawa ala Muhamadiyah

Bantul-KoPi| Muhammadiyah Derah Istimewa Yogjakarta mengadakan kegiatan Olimpiade Budaya Jawa ( OBJ ) di tingkat DIY untuk pertama kalinya. Acara akan diselenggarakan mulai tanggal 10 sampai dengan tanggal 22 September 2016.

Pawai Ta"aruf Budaya Jawa mengawali kegiatan Sabtu ( 10/ 09) dengan rute mulai dari Balai Kota sampai dengan Alun-Alun Utara Yogjakarta.

Selanjutnya tgl 19 s/d 22 September 2016 akan dilangsungkan berbagai lomba budaya, seperti cerdas cermat budaya jawa, Mocopat, Geguritan, karawitan, Dagelan mataraman, Tari jawa, Dolanan egrang, dolanan gasingan, dolanan gobak sodor, dan jemparingan. Acara akan ditutup dengan sebuah pagelaran puncak di sportarium UMY pada tanggal 23 September 2016.

Salah satu ketua Pimpinanan Wilayah Muhammadiyah Yogjakarta, DR Tasman Hamami MA, mengatakan bagian keistimewaan DIY adalah Muhammadiyah. Untuk mewujudkan komitmennya dengan partisipasinya dalam sebuah karya.

"Lepas dari nilai nila Islami yang diyakini Muhammadiyah, perlu juga dilestarikan nilai nilai adiluhung yaitu budaya jawa. Jadi Muhammadiyah harus ikut nguri uri nilai nilai budaya jawa dengan mensosialisasikan dan melestarikannya."

Ide dasar diadakannya OBJ adalah bahwa Muhammadiyah khususnya melalui Amal Usaha Pendidikannya, ikut serta dan mengapresiasi berbagai upaya melestarikan dan mengembangkan budaya Jawa.
Dasar ini selaras dengan hasil keputusan sidang Tanwir Muhammadiyah pada tahun 2002 di Denpasar, yang menetapkan konsep " Dakwah Kultural". IBJ sendiri diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan didukung oleh LSBO PWM DIY, serta Badan Koordinasi sekolah/madrasah( SD/MI, SMO/MTS, SMA/SMK/MA) Muhammadiyah DIY.

DR Arif Budi Prasetyo Msi, Ketua Majelis Dikdasmen PWM DIY, menjelaskan Muhammadiyah sudah menerapkan pendidikan nilai nilai adiluhung budaya jawa yaitu dalam muatan lokal. Hal ini penting peneguhan indentitas dalam pembentukan karakter siswa. Banyak nilai nilai luhur jawa yang sesuai dengan akhlakul kharimah islam.
Ada tiga tujuan diadakan OBJ, yaitu medium kebersamaan, ajang ekspresi kreatif dan wahan Syiar bagi pelajar Muhammadiyah DIY.

Sekolah dan madrasah sebagai Amal Usaha Pendidikan Muhammadiyah di DIY yang menjadi peserta OBJ didorong untuk terus mengenalkan, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan jawa. Hal ini seiring dengan tujuan pendidikan kewarga negaraan yakni menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, serta cinta tanah air.

Ketua Lembaga seni budaya dan Olah raga PWM DIY, KRT Akhir Sutomo S.MM menegaskan bahwa kegiatan Olimpiade Budaya Jawa ini bertujuan sebagai bentuk pendidikan karakter, jati diri bagi peserta didik di tengah arus derasnya budaya asing, sekaligus meningkatkan silahturahim diantara siswa Muhammadiyah.

" OBJ ini baru pertama kali diadakan, dan sementara hanya khusus DIY, walaupun atensi dari luar daerah juga banyak. Harapan kami ke depan kegiatan yang serupa dapat diadakan secara nasional,"pungkasnya.

back to top