Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

MEA Segera Datang, Perda Tak Kunjung Siap

MEA Segera Datang, Perda Tak Kunjung Siap

Surabaya-KoPi| Menjelang MEA, Raperda Inisiatif DPRD Kota Surabaya Mengenai Tenaga Kerja tak kunjung siap untuk dibahas. Raperda tersebut masih dalam tahap penggodokan di Badan Pembuat Peraturan Daerah (BPPD).

“Masih digodog di badan pembuat peraturan daerah (BPPD) jadi masih belum, kita masih menggodok pasal per pasal, isinya gitu, dan nanti kajian-kajian dari akademisi juga kita masukkan, jadi masukkan-masukkan dari perwakilan karyawan, serikat pekerja, perusahaan, itu nanti kita libatkan dalam penyusunan perda kita. jadi masih belum, ibaratnya itu kita wadahnya saja, isinya belum,” terang Agustin Poliana selaku Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya.

Raperda yang sempat dikatakan akan dibahas pada Senin lalu (9/2), ternyata masih belum selesai dibahas di Prolegda. Agustin juga mengatakan bahwa untuk menyelesaikan Raperda tersebut hingga menjadi Perda, butuh waktu yang cukup lama, sekitar enam bulan hingga satu tahun.

“Ini marathon masih belum kesana, kalau disana udah selesai, di BPPD selesai, dibawa ke Bamus, Bamus siap, nah langsung diparipurnakan, diserahkan Pemkot untuk dijadikan Raperda, Raperda inisiatif, ke dewan lagi di bahas di komisi, diserahkan Bamus untuk disetujui jadi Raperda, terus masuk ke komisi baru selesai. Kurang lebih enam bulan sampai satu tahun. Kita masih menggali masukan-masukan terkait dengan Perda-perda ini,” terang Agustin.

Meskipun masih harus melalui beberapa tahapan lagi untuk benar-benar siap, Agustin Optimis Raperda tersebut akan menjadi Perda yang dapat melindungi hak-hak tenaga kerja dalam MEA nantinya. “Insha Allah harus siap.”

back to top