Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

MDT Solusi Pembentukan Karakter Bangsa

MDT Solusi Pembentukan Karakter Bangsa

Haerul Mustakim, Winda Efanur FS


Sleman-KoPi- Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sleman, tengah memperjuangkan Perda Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dari tahun 2011. Hingga tahun 2014 rencana Perda tersebut masih sebatas rancangan.

FKDT berharap dengan adanya Perda khusus, MDT bisa lebih mantap sebagai pendidikan non formal yang berbasis masyarakat. Untuk saat ini, jumlah MDT di Kabupaten Sleman berjumlah 78 madrasah.

Keberadaan madrasah berbasis masyarakat bisa menjadi alat dalam membentuk karakter bangsa, dengan lebih menonjolkan materi Agama.
“Mensinergikan Madrasah Diniyah akan membangun karakter masyarakat Sleman berakhlak mulia.” Ujar Mardiansyah selaku ketua FKDT Sleman.

“Kegelisahan kita adalah melihat remaja saat ini, banyak remaja putri yang hamil diluar nikah, pemuda yang meninggal akibat minuman keras, judi dimana-mana, anak berani dengan orang tua. Hal ini kan dikarenakan remaja kita yang kurang dengan pengetahuan agama”. Ujar Mardiansyah

Menurutnya, jika Perda ini terwujud, maka MDT akan memiliki kurikulum yang jelas, pengajar juga akan mendapatkan hak yang layak.

Sifat MDT nantinya lebih sebagai pelengkap materi keagamaan soalnya ilmu agama yang disekolah formal cuma tiga jam dalam seminggu,” lanjut Mardiansyah mengatakan.

 

 

 

 

back to top