Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Matahari bergejolak, bumipun terancam

Matahari bergejolak, bumipun terancam
Inggris-KoPi- Sebuah proyek sebesar £ 4.6m telah dibuka di Exeter, Inggris. Proyek tersebut bertujuan untuk memeriksa aktivitas matahari yang dapat mengganggu satelit, jaringan listrik dan komunikasi mobile. 

Proyek yang berbasis di kantor pusat organisasi di Exeter akan memantau permukaan dan atmosfer matahari. 

Medan magnet, radiasi, partikel, dan materi  yang dimuntahkan Matahari atau yang biasa disebut  coronal mass ejections dapat menimbulkan ancaman terhadap bumi, khususnya bagi infrastruktur modern. 

Sebuah peristiwa yang parah dapat mengganggu GPS, sistem satelit, komunikasi radio, dan jaringan listrik. Pesawat ruang angkasa dan pesawat mungkin juga rusak. 

Irfan Ridlowi

Sumber: news.sky.com

 

back to top