Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Masyarakat tolak Fadli Zon sebagai Presiden GOPAC

Masyarakat tolak Fadli Zon sebagai Presiden GOPAC

Jogjakarta-KoPi| Fadli Zon mendapat penolakan Masyarakat Sipil Anti-korupsi dan Perempuan Anti-korupsi atas terpilihnya menjadi Presiden GOPAC (Global Oragnizations for Parliament against Corruption). Terpilihnya Fadli Zon pada lembaga internasional anti-korupsi tersebut dinilai sebagai sandiwara yang menyedihkan.

Penolakan itu juga merupakan protes atas sikap anggota DPR RI yang berbanding terbalik dengan semangat pemberantasan Korupsi. DPR justru mengusulkan pemandulan dan pembubaran KPK melalu revisi Undang-Undang KPK.

Wasingtu Zakiah, koordinator aksi mengatakan Fadli Zon terpilih menjadi Presiden GOPAC yang selama ini menyuarakan pemberantasan korupsi.

"ini berbanding terbalik dengan apa yang telah dilakukan. Di mana pelemahan-pelemahan terhadap KPK justru tidak henti-hentinya dilakukan DPR RI," kata Wasingatu Zakiah pada Kompas.

Sementara itu, Ardian, salah seorang warga mengatakan Fadli Zon adalah polltisi yang pongah dan sering bicara tidak simpatik.

"Lihat saja, kemarin dia bisa-bisanya ketemu dengan Donald Trump hanya justru memalukan bangsa Indonesia. itu pertama. Kedua,kok bisa-bisanya dia sekarang terpilih menjadi Presiden GOPAC, sebuah lembaga internasional yang menyerukan pemberantasan korupsi. Sementara dia juga sebagai orang DPR malah menyuarakan pembubaran KPK secara halus. Masa kerja KPK yang hanya diberi waktu 12 tahun itu sebagai bukti bahwa DPR tidak serius dalam pemberantasan korupsi. Rakyat harus sadar itu. Fadli Zon tidak pantas!," tegasnya pada KoPi.

back to top