Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Masuki Natal dan Tahun Baru, harga komoditas kembali naik

Masuki Natal dan Tahun Baru, harga komoditas kembali naik
Surabaya-KoPi| Menjelang Natal dan tahun baru 2016 beberapa harga kebutuhan bahan pokok di berbagai pasar tradisional Jawa Timur khususnya di Surabaya mulai merangkak naik. Meningkatnya permintaan bahan pokok untuk libur keagamaan dianggap menjadi penyebabnya.
 

Harga daging sapi kualitas 1 yang sebelumnya masih berada di kisaran harga Rp 97.500/kg, kini naik menjadi Rp 99.000/kg. Selain daging sapi, daging ayam juga naik, dari Rp 28.000/kg menjadi Rp 30.500, telur ayam sebelumnya Rp 18.0000/kg naik menjadi Rp 21.500/kg. Sementara harga minyak goreng dan gula pasir tetap stabil yakni  Rp 11.000/kg dan Rp 12.000/kg.

Kepala Seksi Bina Pasar dan Distribusi Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jawa Timur M. Hamid Pelu mengatakan kenaikan harga tersebut masih dalam batas kewajaran. 

"Untuk mengendalikan kenaikan beberapa bahan pokok menjelang Natal dan tahun Baru 2016 Disperindag dibantu Bulog akan melakukan operasi pasar (OP) bantuan ongkos angkut," ungkap Hamid.

Hamid menyebutkan Operasi Pasar akan berlangsung selama 11 hari, mulai 14 hingga 24 Desember 2015 dan dilaksanakan 78 titik pasar rakyat kab/kota di Jawa Timur. Khusus di Surabaya OP dipusatkan di Pasar Rakyat Wonokromo, Tambakrejo, Pucang dan Pasar Soponyono Rungkut. Sedangkan di setiap kabupaten/kota hanya disiapkan satu-dua titik di pasar rakyat.

Operasi Pasar bantuan ongkos angkut menjual empat komoditas, yakni beras 64 premium dengan harga Rp 9.250/kg. Operasi Pasar juga akan menyediakan minyak goreng kemasan botol (Rp 9.000/liter), gula pasir (Rp 10.750/kg), gula pasir kemasan (Rp 11.500/kg), dan tepung terigu (Rp 7.000/kg). 

Hamid mengakui harga sayur mayur seperti tomat, cabe dan kubisdi wilayah Surabaya juga mulai naik. Menurutnya, hal itu dikarenakan daerah-daerah penghasil komoditas sayuran sudah memasuki musim hujan. Ini yang menyebabkan produktivitas beberapa sayuran menurun. Selain itu komoditas agrobis memang bersifat mudah rusak atau busuk jika terkena hujan.

 

back to top