Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Masjid Kubah Emas, seperti melihat Eropa di Indonesia

Masjid Kubah Emas, seperti melihat Eropa di Indonesia
Depok - KoPi | Besar, kokoh dilapisi dengan ukiran menarik yang memikat. Seperti melihat Eropa. Bangunan kokoh yang memikat mata siapapun saat melewatinya itu ternyata sebuah masjid, tempat manusia bertemu dengan Allah SWT; membuat nyaman saat bersujud meminta ampun pada Tuhan.

Masjid yang memiliki nama asli Masjid Dian al Mahiri ini lebih dikenal masyarakat sebagai Masjid Kubah Emas. 5 kubah yang terdapat dalam bangunan tersebut terbuat dari emas dengan ketebalan 2-3 mm. Relief di atas tempat imam pun terbuat dari emas dengan 18 karat.

Masjid megah yang terletak di Depok, Jawa barat ini mampu menampung 20.000 jamaah. Arsitektur yang bergaya Timur tengah dan Turki ini membuat mata lupa bahwa sedang berada di Indonesia.

Adanya lampu gantung seberaat 8 ton semakin mempercantik dalam masjid tersebut. Apalagi lampu gantung itu langsung dibawakan dari Italia. Marmer yang menghiasi juga di impor langsung dari Turki. Semakin membuat masjid ini cantik.

Bagi pengguna motor, parkir yang disediakan terdapat di gerbang utama. Sehingga harus jalan sejauh 200 meter untuk masuk kedalam masjid tersebut. Sandal maupun sepatu juga harus dilepas dan di bungkus kantung plastik agar bisa dibawa oleh pemilik.

Bangunan masjid ini menjadi tempat wisata religi masyarakat. Setiap harinya, ada puluhan bis besar membawa penumpang pengunjung. Mereka datang dari antar kota maupun pulau di Indonesia.

Selain tempat untuk sholat menghadap Tuhan, masjid ini juga kerap menjadi penentram pikiran. Keindahan dari luar maupun dalam membuat suntuk hilang. |Labibah

back to top