Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Masjid Kubah Emas, seperti melihat Eropa di Indonesia

Masjid Kubah Emas, seperti melihat Eropa di Indonesia
Depok - KoPi | Besar, kokoh dilapisi dengan ukiran menarik yang memikat. Seperti melihat Eropa. Bangunan kokoh yang memikat mata siapapun saat melewatinya itu ternyata sebuah masjid, tempat manusia bertemu dengan Allah SWT; membuat nyaman saat bersujud meminta ampun pada Tuhan.

Masjid yang memiliki nama asli Masjid Dian al Mahiri ini lebih dikenal masyarakat sebagai Masjid Kubah Emas. 5 kubah yang terdapat dalam bangunan tersebut terbuat dari emas dengan ketebalan 2-3 mm. Relief di atas tempat imam pun terbuat dari emas dengan 18 karat.

Masjid megah yang terletak di Depok, Jawa barat ini mampu menampung 20.000 jamaah. Arsitektur yang bergaya Timur tengah dan Turki ini membuat mata lupa bahwa sedang berada di Indonesia.

Adanya lampu gantung seberaat 8 ton semakin mempercantik dalam masjid tersebut. Apalagi lampu gantung itu langsung dibawakan dari Italia. Marmer yang menghiasi juga di impor langsung dari Turki. Semakin membuat masjid ini cantik.

Bagi pengguna motor, parkir yang disediakan terdapat di gerbang utama. Sehingga harus jalan sejauh 200 meter untuk masuk kedalam masjid tersebut. Sandal maupun sepatu juga harus dilepas dan di bungkus kantung plastik agar bisa dibawa oleh pemilik.

Bangunan masjid ini menjadi tempat wisata religi masyarakat. Setiap harinya, ada puluhan bis besar membawa penumpang pengunjung. Mereka datang dari antar kota maupun pulau di Indonesia.

Selain tempat untuk sholat menghadap Tuhan, masjid ini juga kerap menjadi penentram pikiran. Keindahan dari luar maupun dalam membuat suntuk hilang. |Labibah

back to top