Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Masjid Kubah Emas, seperti melihat Eropa di Indonesia

Masjid Kubah Emas, seperti melihat Eropa di Indonesia
Depok - KoPi | Besar, kokoh dilapisi dengan ukiran menarik yang memikat. Seperti melihat Eropa. Bangunan kokoh yang memikat mata siapapun saat melewatinya itu ternyata sebuah masjid, tempat manusia bertemu dengan Allah SWT; membuat nyaman saat bersujud meminta ampun pada Tuhan.

Masjid yang memiliki nama asli Masjid Dian al Mahiri ini lebih dikenal masyarakat sebagai Masjid Kubah Emas. 5 kubah yang terdapat dalam bangunan tersebut terbuat dari emas dengan ketebalan 2-3 mm. Relief di atas tempat imam pun terbuat dari emas dengan 18 karat.

Masjid megah yang terletak di Depok, Jawa barat ini mampu menampung 20.000 jamaah. Arsitektur yang bergaya Timur tengah dan Turki ini membuat mata lupa bahwa sedang berada di Indonesia.

Adanya lampu gantung seberaat 8 ton semakin mempercantik dalam masjid tersebut. Apalagi lampu gantung itu langsung dibawakan dari Italia. Marmer yang menghiasi juga di impor langsung dari Turki. Semakin membuat masjid ini cantik.

Bagi pengguna motor, parkir yang disediakan terdapat di gerbang utama. Sehingga harus jalan sejauh 200 meter untuk masuk kedalam masjid tersebut. Sandal maupun sepatu juga harus dilepas dan di bungkus kantung plastik agar bisa dibawa oleh pemilik.

Bangunan masjid ini menjadi tempat wisata religi masyarakat. Setiap harinya, ada puluhan bis besar membawa penumpang pengunjung. Mereka datang dari antar kota maupun pulau di Indonesia.

Selain tempat untuk sholat menghadap Tuhan, masjid ini juga kerap menjadi penentram pikiran. Keindahan dari luar maupun dalam membuat suntuk hilang. |Labibah

back to top