Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Masih minum soda, setelah baca ini?

Masih minum soda, setelah baca ini?

KoPi-Mungkin anda perlu berpikir kembali untuk mengkonsumsi minuman berkarbonasi atau soda. Kandungan berbagai zat tambahan dalam segelas soda seperti zat pewarna, pemanis batan, pembentuk busa dan pengawet tidak baik bagi kesehatan.

Menurut penelitian, mengkonsumsi sekaleng soda dalam sehari dapat meningkatkan sindrom metabolik hingga 48 persen yang berakibat fatal bagi jantung dan ginjal.

Efek negatif dari minuman soda diantaranya menyebabkan osteoporosis.  Ketika mengkonsumsi soda tulang akan melepas kalsium untuk menyeimbangkan asam fosfor yang dikandung dalam soda. Ketika asam fosfor keluar dari dalam tubuh maka kalsium juga akan keluar. Hal ini tidak baik jika berlangsung berkali – kali. Efek selanjutnya adalah merusak sel darah putih. Gula dalam soda bisa merusak kemampuan sel darah putih dalam mencerna dan membunuh bakteri.

Minuman berkarbonasi selain memyebabkan obesitas juga berbahaya bagi jantung. Soda dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan diabetes. Orang yang mengkonsumsi soda dua kali sehari  memiliki resiko dua kali lipat dari orang yang tidak mengkonsumsinya.

Studi terbaru mengungkapan bahwa soda juga berbahaya bagi otak manusia. Riset yang dilakukan di Australia ini dilakukan pada tikus dan menunjukan bahwa tingkat protein dalam otak bisa berubah sehingga apabila anda terlalu banyak mengkonsumsi minuman bersoda bisa mengarah pada hiperaktivitas dan mengubah protein dalam otak.

Jadi masih maukah anda menggadaikan kesehatan anda pada sebotol soda?

Suci Wulandari

back to top