Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Masih minum soda, setelah baca ini?

Masih minum soda, setelah baca ini?

KoPi-Mungkin anda perlu berpikir kembali untuk mengkonsumsi minuman berkarbonasi atau soda. Kandungan berbagai zat tambahan dalam segelas soda seperti zat pewarna, pemanis batan, pembentuk busa dan pengawet tidak baik bagi kesehatan.

Menurut penelitian, mengkonsumsi sekaleng soda dalam sehari dapat meningkatkan sindrom metabolik hingga 48 persen yang berakibat fatal bagi jantung dan ginjal.

Efek negatif dari minuman soda diantaranya menyebabkan osteoporosis.  Ketika mengkonsumsi soda tulang akan melepas kalsium untuk menyeimbangkan asam fosfor yang dikandung dalam soda. Ketika asam fosfor keluar dari dalam tubuh maka kalsium juga akan keluar. Hal ini tidak baik jika berlangsung berkali – kali. Efek selanjutnya adalah merusak sel darah putih. Gula dalam soda bisa merusak kemampuan sel darah putih dalam mencerna dan membunuh bakteri.

Minuman berkarbonasi selain memyebabkan obesitas juga berbahaya bagi jantung. Soda dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan diabetes. Orang yang mengkonsumsi soda dua kali sehari  memiliki resiko dua kali lipat dari orang yang tidak mengkonsumsinya.

Studi terbaru mengungkapan bahwa soda juga berbahaya bagi otak manusia. Riset yang dilakukan di Australia ini dilakukan pada tikus dan menunjukan bahwa tingkat protein dalam otak bisa berubah sehingga apabila anda terlalu banyak mengkonsumsi minuman bersoda bisa mengarah pada hiperaktivitas dan mengubah protein dalam otak.

Jadi masih maukah anda menggadaikan kesehatan anda pada sebotol soda?

Suci Wulandari

back to top