Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Manusia perahu susupi pengungsi Rohingya

Manusia perahu susupi pengungsi Rohingya
KoPi | Niat baik masyarakat internasional terhadap pengungsi Rohingya justru dimanfaatkan oleh beberapa pihak. Kapal pengungsi Rohingya ternyata disusupi oleh manusia perahu asal Bangladesh.
 

Hal tersebut diungkapkan oleh pemerintah Myanmar terkait pengungsi Rohingya yang diselamatkan oleh Indonesia dan Malaysia. Pihak militer Myanmar mengatakan telah menemukan sekitar 200 orang manusia perahu yang menyamar di antara pengungsi Rohingya. Mereka melakukan hal itu demi mendapat bantuan kemanusiaan dari Indonesia dan Malaysia.

Para pengungsi tersebut ditemukan di dalam kapal berbendera Thailand yang terdampar. Pihak militer Myanmar mengatakan akan mendeportasi para pengungsi tersebut kembali ke Bangladesh.

Selama ini manusia perahu dari Bangladesh dan Afghanistan berupaya menyeberang ke Australia untuk mendapat penghidupan yang lebih baik. Mereka sering kali menjadikan Indonesia sebagai tempat transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Australia.

Myanmar terus mendapat kritik terkait minimnya upaya mereka dalam menyelesaikan persoalan Rohingya. Akibat konflik etnis di Myanmar, sekitar 1,1 juta warga Rohingya terusir dari negara tersebut. Selama ini warga Rohingya juga kerap mendapat perlakuan diskriminatif dari pemerintah Myanmar. Pemerintah Myanmar menolak memberi mereka status kewarganegaraan. Alasannya, warga Rohingya disebut sebagai warga Bengali atau imigran gelap dari Bangladesh. Padahal mereka telah tinggal di Myanmar selama bergenerasi-generasi.

Indonesia dan Malaysia telah menawarkan bantuan kepada pengungsi Rohingya yang selama ini terkatung-katung di lautan. Pemerintah Indonesia mengatakan akan menerima beberapa ribu pengungsi Rohingya selama setahun. | AP, Antara

back to top