Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Mantan Wakil Presiden Iran, ditahan tanpa alasan

President Mahmoud Ahmadinejad and Vice President Hamid Baghaei. President Mahmoud Ahmadinejad and Vice President Hamid Baghaei.

Teheran-KoPi| Dilansir dari kantor berita resmi IRNA, pihak kehakiman Iran telah menahan Mantan Wakil Presiden Iran pada Senin siang tanpa alasan yang jelas.Juru bicara kehakiman Gholam-Hossein Mohseni-Ejei mengatakan Hamid Baghaei dipanggil ke pengadilan pada hari Senin dan kemudian ditahan. Namun dia tidak berkomentar alasan penahanan Hamid Baghaei.

Baghaei menjabat sebagai wakil presiden mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dianggap bertanggung jawab atas urusan eksekutif presiden kala itu.

Sementara wakil presiden pertama Ahmadinejad, Mohammad Reza Rahimi telah ditangkap terlebih dahulu pada awal tahun ini.

Dia dijatuhi hukuman lima tahun dan tiga bulan penjara dan didenda 10 miliar rial ($ 300.000) atas korupsi keuangan. Dia juga diperintahkan untuk membayar kompensasi kepada setara 28,5 miliar rial (855.000 dolar). |Xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top