Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Mancini : Kami Bermain Dengan Cara Yang Benar, Namun Ini Hasil Yang Buruk

Mancini : Kami Bermain Dengan Cara Yang Benar, Namun Ini Hasil Yang Buruk Foto : Getty images

Milan – koPi | Episode negatif Inter Milan Belum berakhir. Yang terbaru dalam lanjutan Serie A, Inter dipecundangi oleh tim tamu Torino lewat tandukan Emiliano Moretti di menit akhir laga menjelang peluit panjang.

Walaupun begitu, Roberto Mancini bahagia dengan apa yang ditunjukkan anak asuhnya hari ini, walaupun harus menelan pil pahit kekalahan di menit akhir.

“Saya pikir kami bermain dengan cara yang benar hari ini. Satu-satunya kesalahan adalah kami gagal menciptakan peluang di kotak penalty. Sepakbola bisa menjadi permainan yang kejam, tapi tidak ada yang bisa kami perbuat akan hal itu. Saya pikir kami berada di jalur yang benar.”

“Kami tertidur saat mereka mencetak gol. Kami seharusnya tdak member mereka sepakan pojok pada pertandingan tadi dan kami melakukan penjagaan yang buruk pada Moretti. Tapi kami tidak berhak kalah atau bahkan seri sekalipun pada hari ini, kami selalu tampil menyerang kala menghadapi tim yang bertahan di sepanjang pertandingan. Kami tidak menciptakan peluang, karena kualitas para penyerng kami yang tidak Nampak hari ini. Tapi itulah sepakbola; saya kecewa karena saya pikir kami berhak untuk menang.”

Salah satu janji yang dicanangkan ketika mengambil alih tampuk kepelatihan dari tangan Walter Mazzari adalah membawa Inter finish di urutan ketiga yang artinya lolos ke kualifikasi Liga Champions musim depan.

“terkait tempat ketiga, ini akan menjadi lebih baik jika kami memulai dengan awalan yang baik. Dengan kenyataan yang ada, kami harus bekerja ekstra keras karena satu pertandingan tidak membatalkan seluruh jerih payah kami. Kami mencoba mencari pijakan kami. Kami mengalami kesialan dengan cedera yang menimpa kami, karena itu kami tidak melakukan pergantian pada pertandingan tadi.”

Pada transfer window kali ini, Inter mendatangkan beberapa nama besar dari barisan penyerangan, antara lain Lukas Podolski dan Xherdan Shaqiri. Keduanya tampil pada laga melawan Torino tadi. Walaupun puas dengan apa yang ditunjukkan oleh Podolski, namun ia memiliki beberapa catatan atas pemain yang dipinjam dri Arsenal itu.

“Aku puas dengan performa Podolski tadi, tapi seperti kebanyakan penyerang ia butuh menunjukknan banyak pergerakan. Shaqiri tidak menjadi starter karena ia tidak dalam keadaan bugar. Seperti yang saya katakan, saya berharap lebih kepada siapapun, karena kami lemah di dalam penyerangan hari ini”

“Kupikir Kuzmanovic bermain bagus hari ini. Di masa depan, Buzovic bisa bermain di antara dua atau tiga orang lainnya di lapangan tengah. Ia pemain yang bagus dan akan berguna bagi tim.” Jelas Mancini.

Dengan kekalahan ini, Inter Milan tertahan di urutan 9 klasemen dengan raihan 26 poin, selisih 8 poin degan peringkat ketiga, Lazio dengan 34 poin.|Nora T. Ayudha

 

back to top