Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Makna ziarah kubur sehabis Idul Fitri

Makna ziarah kubur sehabis Idul Fitri
Jakarta - KoPi | Selekas shalat Idul Fitri, jamaah berbondong-bondong menuju pemakaman. Ziarah kubur memang menjadi rutinitas yang dilakukan masyarakat Indonesia saat menjelang Ramadhan ataupun selekas shalat idul fitri.

Ziarah makam keluarga, kerabat atau bahkan ulama membuat tempat pemakanman menjadi penuh sesak dengan kedatangan orang. Ada yang datang hanya memberi doa sebentar, ada yang berdoa khusyuk dan membawakan bacaaan surat AlQuran tertentu.

Dalam Islam sendiri, apakah ziarah kubur itu diperbolehkan?

Pada awal perkembangan Islam. Hukum ziarah kubur justru diharamkan. Hal ini disebabkan para sahabat yang baru meninggalkan masa jahiliyah kerap mejadikan kuburan alat untuk meminta (syirik).

Namun seiring perkembangan Islam, ziarah kubur justru dianjurkan.

“Dulu aku pernah melarang kalian berziarah kubur, sekarang berziarahlah kalian ke kuburan, karena itu akan mengingatkan kalian pada akhirat.” (HR.Muslim)

Namun, anjuran dalam islam ziarah kubur tidak dijadikan perbuatan syirik. Anjuran ziarah kubur itu sendiri merupakan tujuan agar senantiasa manusia ingat dengan kematian. Dan manusia memperbaiki dirinya sebelum menjemput ajal.

Makna positif yang ditimbulkan dari adanya ziarah kubur tidak hanya dirasa oleh almarhum yang didoakan. Namun, memberikan energi positif kepada pengunjung agar memperbaiki diri menjelang kematian. Sebab dengan ziarah kubur akan memompa optimisme manusia dalam kehidupannya yang menuju kematian.

“Barang siapa yang menyadari akan kematian, maka segenap musibah dan kerisauan dunia akan terasa kecil baginya” (Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin).

Namun dalam berziarah anjuran yang tepat adalah menghargai makam lain yang tidak dalam maksud kita zairahi. Biasanya peziarah menginjak, menduduki dan membuang sampah sembarangan di kuburan milik orang lain. Hal inilah yang menjadi salah satu dampak negatif dari adanya ziarah.

Sebab makam selayaknya harus dihormati. Jika kita datang hanya untuk menghormati kuburan yang kita ziarahi dan menyepelekan kuburan lainya. Hal ini sama saja dengan tidak menghormati para almarhum di makam tersebut. |Labibah

back to top