Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Mahasiswa Yogya tuntut Jokowi dan Ganjar hentikan pabrik semen Rembang

Mahasiswa Yogya tuntut Jokowi dan Ganjar hentikan pabrik semen Rembang

Jogja-KoPi| Aliansi Mahasiswa Peduli Agraria dan Kedaulatan "Weteng Kencot" UGM dan beberapa kampus menggelar aksi di Tugu Yogyakarta dengan Tema "Aksi Solidaritas Kendeng-dipasung Semen #2".

Aksi ini merupakan bentuk kepedulian aliansi mahasiswa kepada petani Kendeng pada kasus pendirian pabrik semen PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang.

Berdasarkan kajian dari Aliansi Solidaritas Kendeng Lestari, pembangunan pabrik Semen sama sekali tidak memberikan manfaat dan menjatuhkan petani Kendeng.

"Pembangunan pabrik semen justru merugikan dan menjatuhkan petani Kendeng, bukan mensejahterakan rakyat Kendeng dan Rembang," kata Surya Hidayat salah satu orator dari aksi solidaritas, Jumat (24/3).

Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan pada petani Kendeng, aliansi beberapa universitas ini menuntut delapan poin isinya merupakan penolakan pembangunan pabrik semen.

Delapan tuntutan tersebut berisikan tentang penolakan penambangan dan pembangunan pabrik semen, mendorong kesadaran pemerintah untuk memperioritaskan hak-hak dasar warga Rembang mengenai kekayaan agraria.

Mendesak aparatur keamanaan negara untuk menghentikan segala bentuk intervensi dan kriminalisasi warga Rembang, serta menuntut pihak yang tidak menjalankan patuh hukum dan juga mengajak masyarakat untuk mengawal warga Kendeng mencapai keadilan.

Tuntutan ini ditujukan kepada pemerintah pusat yaitu Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Isi tuntutan yang ditunjukkan ke Ganjar Pranowo berupa desakan desakan untuk patuh kepada putusan Mahkamah Agung dan segera mencabut Keputusan Gubernur tentang izin lingkungan kegiatan penambangan dan pembangunan pabrik semen.

Ganjar juga diminta agar melunasi janji kemerdekaannya, serta keberpihakan yang melindungi warga Rembang.

"Bagi pihak-pihak yang kami sebutkan harap segera memberikan tanggapan, sikap, serta putusan kepada kami, masyarakat luas dan warga Rembang dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," lanjut Surat Hidayat saat membacakan tuntutan. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top