Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Mahasiswa Yogya tuntut Jokowi dan Ganjar hentikan pabrik semen Rembang

Mahasiswa Yogya tuntut Jokowi dan Ganjar hentikan pabrik semen Rembang

Jogja-KoPi| Aliansi Mahasiswa Peduli Agraria dan Kedaulatan "Weteng Kencot" UGM dan beberapa kampus menggelar aksi di Tugu Yogyakarta dengan Tema "Aksi Solidaritas Kendeng-dipasung Semen #2".

Aksi ini merupakan bentuk kepedulian aliansi mahasiswa kepada petani Kendeng pada kasus pendirian pabrik semen PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang.

Berdasarkan kajian dari Aliansi Solidaritas Kendeng Lestari, pembangunan pabrik Semen sama sekali tidak memberikan manfaat dan menjatuhkan petani Kendeng.

"Pembangunan pabrik semen justru merugikan dan menjatuhkan petani Kendeng, bukan mensejahterakan rakyat Kendeng dan Rembang," kata Surya Hidayat salah satu orator dari aksi solidaritas, Jumat (24/3).

Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan pada petani Kendeng, aliansi beberapa universitas ini menuntut delapan poin isinya merupakan penolakan pembangunan pabrik semen.

Delapan tuntutan tersebut berisikan tentang penolakan penambangan dan pembangunan pabrik semen, mendorong kesadaran pemerintah untuk memperioritaskan hak-hak dasar warga Rembang mengenai kekayaan agraria.

Mendesak aparatur keamanaan negara untuk menghentikan segala bentuk intervensi dan kriminalisasi warga Rembang, serta menuntut pihak yang tidak menjalankan patuh hukum dan juga mengajak masyarakat untuk mengawal warga Kendeng mencapai keadilan.

Tuntutan ini ditujukan kepada pemerintah pusat yaitu Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Isi tuntutan yang ditunjukkan ke Ganjar Pranowo berupa desakan desakan untuk patuh kepada putusan Mahkamah Agung dan segera mencabut Keputusan Gubernur tentang izin lingkungan kegiatan penambangan dan pembangunan pabrik semen.

Ganjar juga diminta agar melunasi janji kemerdekaannya, serta keberpihakan yang melindungi warga Rembang.

"Bagi pihak-pihak yang kami sebutkan harap segera memberikan tanggapan, sikap, serta putusan kepada kami, masyarakat luas dan warga Rembang dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," lanjut Surat Hidayat saat membacakan tuntutan. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top