Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Sleman-KoPi| Lima Mahasiswa UGM berhasil mengubah limbah cangkang udang menjadi produk pembersih kloset/ closet sanitizer dan diberi label nama Clozer. Kelimanya pun melihat limbah Cangkang udang yang selama ini dibuang begitu saja, ternyata memiliki zat kritosan yang cukup tinggi dan ampuh untuk mengurangi penyebaran bakteri di tempat duduk closet. 

 

Produk Clozer ini dikembangkan oleh lima mahasiswa UGM dari mayoritas  Fakultas Perikanan. Andita Palupi (Perikanan), Muthia Restiningsih (Perikanan), Nafis Endiana Ramadhanti (Perikanan), Nuzulia Izmi (Perikanan) dan Sigit Fitriyanto (Kimia). Sementara awal mula pengembangan produk ini berasal dari keprihatinan kelimanya terhadap kebersihan di Kloset tempat-tempat umum dan terkadang kurang terjaga.

"Kita juga menemukan bahwa bakteri yang ada pada dudukan kloset itu itu bisa berpotensi menimbulkan penyakit seperti misalkan penyakit pada daerah kelamin atau daerah kulit di sekitar kelamin, dubur dan juga infeksi kelamin. Nah sehingga itulah yang akhirnya mendorong kami menciptakan produk ini,"ujar Andita yang merupakan ketua tim saat jumpa pers di Ruang FORTAKGAMA UGM, Kamis (7/6).

Oleh karenanya, kelimanya melakukan riset yang kemudian menemukan limbah kulit udang memiliki kandungan zat  kritosan atau zat anti bakteri yang tinggi sekitar 40 hingga 55%. Andita pun menjelaskan zat kritosan yang ada didalam produknya juga sangat ampuh untuk mematikan bakteri e. Coli dan Salmonella yang sering ditemukan di kloset. 

Alasan memilih cangkang udang sendiri, Andita menuturkan selain limbah cangkang udang dapat ditemukan melimpah, limbah cangkang udang lebih murah dibeli ketimbang limbah lainnya yang memiliki zat kritosan yang sama. 

"Sebenarnya ada crustacea lainnya yang memiliki zat kritosan yang tinggi seperti rajungan itu 55-65 persen, tapi selain karena harganya mahal, bahannya juga sulit didapat," timpal Nuzulia, rekan setim Andita.

Keampuhan Clozer, Andita memastikan produk ini mampu membunuh bakteri di kloset 80 hingga 95% sekali usap. Clozer pun berasal dari bahan 100% non alkohol dengan bahan-bahan dasar dari zat kritosan cangkang udang, asam asetat, air dan zat-zat sanitizer lainnya. 

Nuzulia menambahkan produk 100% non alkohol ini akan membantu masyarakat yang memiliki kulit sensitif terhadap alkohol. Tidak hanya itu, zat-zat yang digunakan juga dikatakan sangat aman jika semisal produk dialih fungsikan untuk pembersih tangan. Namun, ia mengingatkan pengguna sebaiknya kembali mencuci tangan dengan air lagi karena adanya asam asetat.

"Sebenarnya bisa dan aman jika digunakan ditangan namun karena kita menggunakan asam asetat atau asam cuka, jadi kalau semisal digunakan di tangan ya sebaiknya disiram lagi agar lebih amannya,"jelas Nuzulia

Berkaitan dengan penjualan Clozer, Muthia Restiningsih mengatakan produk ini ditawarkan dalam bentuk kemasan tisu basah dengan 4 varian aroma yakni lemon, lavender, apel dan original. Masyarakat dapat memperoleh produk ini seharga Rp. 5.000 untuk 1 packs yang berisi 5 tisu basah.

Produk ini, disampaikan Muthia cocok digunakan untuk segala jenis usia dan bersifat tahan lama hingga 6 bulan. Penggunannya juga tergolong mudah hanya dengan mengelap dudukan closet dengan produk ini sebelum memakainya.

“Saat ini kita pasarkan lewat online di tokopedia dan shopee. Selain itu juga dapat dipesan lewat medsos di Ig : closetclozer.id serta Line : @xek3430w. Produk ini menjadi inovasi baru selain produk sanitizer semprotan yang telah beredar di pasaran,”pungkasnya.

 

back to top