Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Louise Sidharta tetap berharap tunangannya selamat

pic:News.com.au pic:News.com.au

Singapura-KoPi| Seorang  calon mempelai wanita menceritakan bagaimana tunangannya berada di penerbangan AirAsia yang hilang, mereka ke Singapura untuk menikmati liburan akhir bulan bersama keluarga sebelum melaksanakan pernikahan pada bulan Mei 2015.

Louise Sidharta, 25thn ,mengatakan  kepada wartawan di Bandara Internasional Changi Singapura  tunangannya Alain Oktavianus Siaun, 27thn, berada di pesawat Airasia dengan orang tua dan tiga saudaranya.

Siddhartha sedang dalam perjalanan ke bandara di mana dia seharusnya bergabung dengan mereka, ketika ia mendengar bahwa AirAsia QZ 8501 penerbangan yang hilang.

Setelah memeriksa status penerbangan online, dia bisa mengkonfirmasi bahwa tunangannya, seorang pengusaha Indonesia memang berada di pesawat AirAsia tersebut. Siddhartha mengatakan dia mencoba untuk tetap positif setelah mendengar berita mengejutkan

"Saya mendengarnya di radio dan segera browsing internet dan melihat berita," katanya.

"Hati saya tahu saat itu bahwa tunangan saya berada di pesawat itu."

"Kami harus tetap positif dan berharap bahwa mereka (orang-orang terkasih) bisa segera ditemukan," katanya.

Pasangan ini berencana menikah pada bulan Mei tahun depan.

AirAsia mengatakan, ada 155 penumpang - 138 orang dewasa, 16 anak-anak, satu bayi beserta dua pilot dan lima anggota awak kabin.|News.com.au|MNC|

 

back to top