Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Logam Hydrophobic, Logam Anti Air Pertama

Logam Hydrophobic, Logam Anti Air Pertama
KoPi| Teknologi memungkinkan manusia untuk menciptakan sesuatu yang tidak mungkin. Contohnya temuan yang dibuat para peneliti dari University of Rochester ini. Mereka menciptakan sebuah logam yang sangat anti-air (hydrophobic metal), sampai-sampai membuat air benar-benar memantul kembali dari permukaannya.
 

Professor Chunlei Guo, profesor optik dari University of Rochester mengatakan penemuan logam tersebut didapat dengan melapisi logam dengan struktur nano. Dengan menggunakan bantuan laser, sebuah logam dapat dibuat menjadi anti-air secara permanen. Dan tidak seperti lapisan anti-air dari bahan kimia, sifat anti-air tersebut tidak akan hilang.

“Aplikasi teknologi ini akan sangat bermanfaat bagi berragam produk teknologi terbaru. Mulai dari konstruksi pesawat, telepon seluler, komputer, TV, mobil, hingga benda-benda lain dari logam,” kata Guo.

Guo menyebutkan lapisan anti-air tersebut dimungkinkan dengan menggunakan teknik laser yang kuat dan tepat. Akibatnya, permukaan logam akan memiliki pola mikro yang baru dan mengandung struktur nano baru yang memberi kemampuan tambahan pada logam tersebut.

Berkat lapisan tersebut, air yang dijatuhkan ke atas permukaan logam akan memantul layaknya bola karet di lantai keramik. “Air di permukaan logam akan terus menerus memantul hingga akhirnya keluar dari permukaan logam,” terang Guo.| Gizomod, University of Rochester, Sumber Video: Youtube

 

Media

back to top