Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Lima remaja ini tertangkap mencuri besi pengaman rel KA

Lima remaja ini tertangkap mencuri besi pengaman rel KA

Pemalang-KopI| Lima remaja itu duduk meringkuk lesu di kantor Unit PPA Sat Reskrim Polres Pemalang. Wajah mereka seperti dibayangi kegelapan masa depan. Kelimanya adalah siswa Sekolah Menengah Pertama, usia antara 14 dan 15 tahun dan mungkin setelah ini mereka tak lagi sekolah.

Mereka ditangkap karena mencuri seratus lebih pandrol (besi berbentuk G pengaman rel kereta api dan bantalan) di jalur rel KA ganda pada kilo meter 108+9/0, kilo meter 109+2/3 dan kilo meter 109+1/3 Semarang – Cirebon yang berlokasi di sekitar Desa Pesucen sampai Desa Sirangkang – Petarukan.

Menurut polisi, mereka mendapatkan laporan dari petugas kontrol rel kereta api yang menemukan hilangnya besi pengaman selama tiga hari berturut-turut sejak 8-10 November 2015. Mengingat bahayanya akibat pencurian itu, pihak Polsek Petarukan pun segera bertindak.

rel2

Saat itu, Rabu, 11 November 2015, hari menjelang petang, cerita polisi, petugas kontrol rel kereta api menghubungi Reskrim Polsek Petarukan bahwa mereka mendapati sekelompok remaja pria tengah memukul-mukul penambat atau penjepit rel sembari memegang pendrol.

"Begitu mendapat laporan, kami segera bertindak dan menangkap para remaja itu. Mereka kita amankan ke Polsek dengan barang buktinya. Mereka menjual barang curian itu pada tukang rosok senilai Rp.72.000. Sementara 93 sisanya masih mereka simpan."

Kapolres Pemalang AKBP Kingkin Winasuda, S.H., S.I.K. mengatakan proses penyidikan terhadap para pelaku pencurian Pendrol dilaksanakan oleh Unit PPA, mengingat mereka masih anak – anak dan penyidikanyapun harus dalam perlakuan khusus. Dan dengan pertimbangan di atas, para pelaku tidak dilakukan penahanan.

"Namun (mereka) tetap dijerat dengan sangkaan melanggar Pasal : 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara," jelas Kapolres. |Joko Longkeyang

back to top