Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Lima remaja ini tertangkap mencuri besi pengaman rel KA

Lima remaja ini tertangkap mencuri besi pengaman rel KA

Pemalang-KopI| Lima remaja itu duduk meringkuk lesu di kantor Unit PPA Sat Reskrim Polres Pemalang. Wajah mereka seperti dibayangi kegelapan masa depan. Kelimanya adalah siswa Sekolah Menengah Pertama, usia antara 14 dan 15 tahun dan mungkin setelah ini mereka tak lagi sekolah.

Mereka ditangkap karena mencuri seratus lebih pandrol (besi berbentuk G pengaman rel kereta api dan bantalan) di jalur rel KA ganda pada kilo meter 108+9/0, kilo meter 109+2/3 dan kilo meter 109+1/3 Semarang – Cirebon yang berlokasi di sekitar Desa Pesucen sampai Desa Sirangkang – Petarukan.

Menurut polisi, mereka mendapatkan laporan dari petugas kontrol rel kereta api yang menemukan hilangnya besi pengaman selama tiga hari berturut-turut sejak 8-10 November 2015. Mengingat bahayanya akibat pencurian itu, pihak Polsek Petarukan pun segera bertindak.

rel2

Saat itu, Rabu, 11 November 2015, hari menjelang petang, cerita polisi, petugas kontrol rel kereta api menghubungi Reskrim Polsek Petarukan bahwa mereka mendapati sekelompok remaja pria tengah memukul-mukul penambat atau penjepit rel sembari memegang pendrol.

"Begitu mendapat laporan, kami segera bertindak dan menangkap para remaja itu. Mereka kita amankan ke Polsek dengan barang buktinya. Mereka menjual barang curian itu pada tukang rosok senilai Rp.72.000. Sementara 93 sisanya masih mereka simpan."

Kapolres Pemalang AKBP Kingkin Winasuda, S.H., S.I.K. mengatakan proses penyidikan terhadap para pelaku pencurian Pendrol dilaksanakan oleh Unit PPA, mengingat mereka masih anak – anak dan penyidikanyapun harus dalam perlakuan khusus. Dan dengan pertimbangan di atas, para pelaku tidak dilakukan penahanan.

"Namun (mereka) tetap dijerat dengan sangkaan melanggar Pasal : 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara," jelas Kapolres. |Joko Longkeyang

back to top