Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Ledakan dan tangisan yang tersisa di Jalur Gaza

Ledakan dan tangisan yang tersisa di Jalur Gaza
Harapan palestina untuk masa depan yang lebih baik redup setiap harinya, banyak anak – anak mati terkena serangan israel , yang mana telah merusak rumah sakit, sekolah dan bangunan penting lainnya.


Istambul - KoPi- Memasuki minggu kedua serangan Israel di Gaza, jumlah korban 500 orang tewas dan kemungkinan akan meningkat karena Israel terus melanjutkan serangannya. Sementara AS dan Israel mendorong Hamas untuk menerima usulan gencatan senjata yang dibuat oleh Mesir, Hamas menentang ide dan mencari mediator alternatif, mungkin Turki dan Qatar.

Namun ketegangan yang semakin tinggi di wilayah dan kampanye militer yang sedang berlangsung di Israel belum memberi kesempatan kepada para pihak untuk mengevaluasi proposal. Hamas mengklaim bahwa usulan Mesir dimaksudkan untuk melemahkan kehadirannya di Gaza dan tidak memenuhi kondisi, termasuk blokade terakhir Israel. Israel menuduh Hamas menentang gencatan senjata dan bertanggung jawab atas kematian Palestina. Sementara pembentukan gencatan senjata dikerjakan, serangan masih datang dan membunuh warga sipil, dengan sering menargetkan rumah-rumah penduduk. Militer Israel menuduh bahwa sayap bersenjata Hamas, al-Qassam, menyembunyikan senjata di bawah bangunan sipil.


Di antara bangunan yang telah ditargetkan adalah rumah, rumah sakit, sekolah dan masjid. Namun, setelah serangan tersebut, Israel tidak mengeluarkan pernyataan berapa jumlah senjata hancur. Palestina telah mendeskripsikan hari Minggu sebagai "Minggu berdarah" menyusul serangan Israel pada lingkungan Shujaya Gaza.

Serangan itu menewaskan puluhan warga Palestina, menghancurkan ratusan rumah dan ribuan pengungsian. Koresponden Anadolu Agency di Gaza Metin Yüksel Kaya melaporkan bahwa "jalan-jalan lingkungan Shujaya di Gaza merupakan target utama dari serangan udara Israel penuh dengan mayat. Setengah dari daerah ini terbakar habis. Jalan-jalan penuh dengan mayat. Hal ini sama seperti di Suriah. Di mana-mana berlumuran noda darah. Saya telah melihat beberapa ambulans yang menjadi sasaran serangan udara Israel. Tampaknya sebagian besar orang tidak sempat melarikan diri dari rumah mereka dan telah kehilangan nyawa mereka di dalam. Ada beberapa di jalan-jalan yang tampaknya menjadi bekas pengeboman. Saya melihat banyak anak dan tubuh kaum perempuan di bawah tangga tewas ketika bersembunyi dari pengeboman”.

Ribuan warga palestina yang tinggal dikota – kota seperti Ramallah, Hebron dan Erico memprotes serangan Israel. Pada malah hari orang – orang ini pergi ke jalan raya untuk menyanyikan slogan – slogan yang menentang Israel dan permintaan kepada otoritas palestina untuk bangkit melawan agresi Israel. Juga ratusan warga Palestina, bersama dengan beberapa orang Israel, telah mengorganisir demonstrasi di Tel Aviv dan Yerusalem. Ribuan protes juga digelar di seluruh dunia. Di Chicago, sebanyak 10.000 orang berkumpul untuk mengecam kampanye terbaru Israel di Jalur Gaza.

Karena peningkatan jumlah korban, kemarahan di kalangan warga Palestina pun meningkat. Namun, beberapa media Israel dan para intelektual tidak hanya menyalahkan Hamas tetapi juga warga Palestina akibat melakukan tindakan kekerasan. Sebuah pihak sayap kanan akademisi Israel, Mordechai Keidar, kemarin selama program radio, mengatakan bahwa "satu-satunya hal yang bisa menghalangi seorang untuk melakukan tindakan bom bunuh diri mengetahui bahwa jika ia tertangkap, kakaknya atau ibunya akan diperkosa."

Retorika ini  disertai dengan kampanye yang diintensifkan dibawah tanah. tentara Israel belum lolos tanpa cedera. Menurut sumber Hamas hampir 30 tentara Israel telah tewas sejak pertempuran pecah dan satu tentara Israel telah diculik. Pasukan Pertahanan Israel telah membantah kedua klaim tersebut tetapi menegaskan bahwa 13 tentara telah tewas. Meskipun Israel menolak klaim penculikan, Al Qassam telah merilis paspor tentara yang diduga bernama Shaul Aaron.

Sementara itu pemimpin Hizbullah yang berbasis di Lebanon, Hassan Nasrallah menawarkan dukungannya kepada Hamas. Organisasi itu mengatakan Nasrallah berbicara dengan pemimpin Hamas Khaled Meshaal melalui telepon pada Minggu malam. Nasrallah mengatakan Hizbullah siap untuk membantu warga Palestina di Gaza. Namun, di Suriah, Hizbullah pertempuran dengan kelompok-kelompok oposisi, termasuk kelompok moderat Free Syrian Army (FSA),yang telah merusak reputasinya dan Hamas sebelumnya telah menghindari berpihak dengan kelompok Syiah agar tidak membahayakan reputasinya di kalangan Sunni.

 

SW
Sumber: Daily Sabah


back to top