Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

LAZISMU resmikan kantor baru dan luncurkan tiga program unggulan

LAZISMU resmikan kantor baru dan luncurkan tiga program unggulan

Jogja-KoPi| Ketua Badan LAZISMU, Hilman Latief meresmikan kantor baru dan meluncurkan 3 program unggulan LAZISMU tahun 2017 di Gedung PP Muhammadiyah Sabtu (1/4). Tiga program unggulan tersebut berupa program 1.000 Sarjana, 1.000 UMKM, 1.000 orang tua Asuh.

Hilman Latief menjelaskan peluncuran ini dilakukan secara nasional dan sudah direncanakan sejak Rakornas Lazismu di Sidoarjo tahun lalu. Program ini juga akan dikerjakan di kantor LAZISMU lainnya.

"Program ini tercantum di rakornas tahun kemarin di Sidoarjo, program ini akan berlangsung secara nasional khususnya di kantor-kantor LAZISMU lainnya,"kata Hilman saat mengisi sambutan.

Berkaitan dengan program-program unggulan LAZISMU, Hilman menjelaskan setiap program memiliki tujuan untuk meningkatkan kapasitas keluarga yang kurang mampu di bidang pendidikan dan ekonomi. Mereka mendapatkan akses informasi dan bantuan agar tercapai kecakapan hidup,karakter dan jiwa mandiri tumbuh pada penerima manfaat.

Seperti program 1.000 Sarjana, pihak LAZISMU akan memberikan bantuan dengan bentuk beasiswa antara lain biaya hidup selama kuliah atau biaya percepatan penyelesaian tugas akhir kuliah dalam kurun waktu tertentu.

Untuk program 1.000 UMKM terdapat dua skema yang akan dijalankan LAZISMU yaitu pemberian modal usaha secara penuh dan pemberian modal usaha untuk penguatan usaha yang sudah berjalan yang melibatkan mitra-mitra LAZISMU. Hilman menambahkan target 1.000 UMKM ini ditujukan khusus ke usaha mikro.

"Kita akan coba ke 1.000 UMKM dengan jenis usaha mikro, nantinya mereka akan kita dampingi sampai menunjukkan output dari bantuan tersebut,"kata Hilman.

Selain tiga Program tersebut, LAZISMU juga berencana meluncurkan 2 program tambahan yaitu Mitra Siaga dan 1.000 Klinik namun untuk waktu peluncurannya belum pasti. Hilman juga meminta maaf kepada semua pihak yang mengajukan bantuan dan proposal tidak mendapatkan kepastian waktu jawaban yang jelas.

"Kami meminta maaf apabila ada yang mengajukan ke lazismu namun tidak mendapatkan waktu jawaban yang jelas, karena kita sendiri belum menetapkan standar waktu untuk jawaban dari pemohon kepada LAZISMU,"pungkas Hilman.

Untuk 1.000 Orang Tua Asuh, Hilman menjelaskan program tersebut seperti 1.000 sarjana namun ditunjukkan ke pelajar dari keluarga yang tidak mampu untuk dapat mengakses pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama,dan sekolah menengah atas. LAZISMU sendiri akan memprioritaskan pelajar yang berada di kawasan 3 T (terdepan,terluar dan tertinggal).

Sementara itu, Joko Indarto dari badan LAZISMU Yogyakarta menjelaskan peresmian kantor baru di PP Muhammadiyah, LAZISMU menargetkan untuk mendirikan 300 kantor pada tahun 2017. Tujuannya sendiri agar setiap kantor ini dapat membantu operasional dari kantor pusat LAZISMU.

"Kita sendiri menargetkan 300 kantor pada tahun 2017, sekarang ini baru berdiri 200 unit," ujar Indarto.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top